opini

Maudy Ayunda, Ibu RA Kartini dan Indonesia Kita

Rabu, 26 April 2023 | 16:26 WIB
Maudy Ayunda, Ibu RA Kartini dan Indonesia Kita

Perlahan namun pasti, wanita Indonesia kehilangan jati diri budayanya. Ikut kearab araban.

Jilbab, niqab, burqa bukanlah identitas busana muslimah.

Baca Juga: Tara Madison, Finalis Miss Mega Bintang 2023 Bicara Hari Kartini

Sebab kaum Kristen dan Jahudi, Majusi, bahkan agnostik, di kawasan Timur Tengah juga mengenakannya.

Tapi kampanye masif lengkap dengan paket ancaman neraka, dari para pendakwah agama, membuat sebagian besar wanita Indonesia tak berkutik. Seperti kerbau di cocok hidungnya. Manut.

Dua puluh tahun terakhir, di dukung pendanaan yang berlimpah untuk kampanye dari negeri negeri Timur Tengah, jilbabisasi telah merata di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Negeri Arab Saudi khususnya dan Timur Tengah umumnya, akan segera kehabisan warisan minyaknya.

Kini mereka mengubah orientasi ke bisnis jasa dan pariwisata. Devisa diharapkan dari warga negeri mayoritas muslim.

Menjajah budaya negeri muslim adalah modus agar kita terus berpikir dan menabung demi “hijrah” dan membelanjakannya ke sana, berkedok agama.

Kaum puritan yang mabuk agama dan keArab-araban, ala warga gurun pasir, sering protes keras, mengapa pemabuk budaya Barat yang sekuler dan tampil buka bukaan dibebaskan, sedangkan pecinta budaya Arab tempat kelahiran Nabi, dan tampil rapat di nistakan ? Dinyinyiri. Bahkan terkesan dilarang ?

Jawabannya, para pecinta budaya Barat mudah di Indonesiakan, dikembalikan untuk mencintai budaya Nusantara, budaya bangsa sendiri dan masih bisa membumi.

Sedangkan mereka yang mabuk budaya Arab, ala Gurun Pasir, tercerabut dari budaya asalnya. Hilang, tak kembali lagi.

Lihatlah tampilan terbaru Bunga Citra Lestari ini. Mereka dikenal sebagai pelaku industri hiburan yang biasa tampil kosmopolit dan kebarat baratan.

Tapi masih bisa mengIndonesia, menJawakan diri. Demikian halnya dengan aktris film papan atas, Dian Sastrowardoyo.

Sedangkan perempuan Indonesia yang jilbaban - sekali perempuan memutuskan untuk berjilbab, apalagi pakai burqa - maka akan terkurung selamanya di sana, menjadi penghayat budaya asing dari gurun pasir.

Halaman:

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB