opini

Media Sosial Akan Jauh Lebih Panas dan Membara di Tahun Politik

Minggu, 26 Februari 2023 | 10:32 WIB
Media Sosial Akan Jauh Lebih Panas dan Membara di Tahun Politik

Secara garis besar volume intevensi Rusia dalam pilpres Amerika Serikat dihitung. Jaringan agen Rusia dianggap ikut menyebarkan sekitar 80 ribu posting yang diakses oleh 126 juta (60 persen) pemilih Amerika Serikat.

-000-

Peristiwa ini juga membuka mata kita soal berkah dan bahaya politik digital.

Berbeda dengan media konvensional. Melalui media sosial, tim kampanye bisa LANGSUNG mempengaruhi jutaan pemilih. Sementara media konvensional seperti TV atau koran, ada filter editor di sana. Di media sosial tak ada filter editor pihak ketiga.

Di media sosial, Tim Kampanye juga bisa melakukan MICRO TARGETING. Di Facebook yang sama, misalnya, mereka bisa memilih komunitas untuk isu tertentu saja: Terorisme, Imigran, dan sebagainya.

Di media sosial, mereka pun bisa menggunakan akun palsu. Begitu mudahnya memiliki akun di media sosial. Akibatnya agen Rusia bisa tampil seolah-oleh mereka warga Amerika Serikat.

Politik digital juga memberikan berkah yang tak pernah terjadi sebelumnya. Melalui akun pribadi di Instagram, sebagai misal, seorang politisi bisa tampil LIVE, berkomunikasi real time dengan audiencenya di seluruh pelosok negeri.

Pertemuan berdialog langsung antara pemimpin dengan warga sangat penting untuk membangun ikatan emosional. LIVE di instagtam, misalnya, memberikan fasilitas itu. Pemimpin seolah jumpa langsung tatap mata, tanya jawab, serentak di seluruh negeri.

Internet juga membantu aneka pihak lebih cepat melakukan FACT CHECKER (Fact Checking). Berita apapun yang melintas, bisa kita bedakan ini hoax, berita palsu atau berita asli, cukup dengan Google Search.

Dan ini keistimewaan politik digital. Segala informasi itu bisa dibagikan secara lebih MURAH dan lebih CEPAT.

Bayangkan mahalnya biaya media konvensional jika seorang politisi menyewa jam tayang televisi untuk live dua jam dengan audience dari Aceh sampai Papua. Kini sang politisi cukup hanya bayar pulsa saja karena LIVE seperti ini bisa dilakukan di Instagram.

Itulah kelebihan sekaligus bahaya dari datangnya Era politik digital.

-000-

Politik digital akan pula sangat mewarnai pemilu dan pilkada Indonesia di tahun 2024.

Berdasarkan riset LSI Denny JA, Januari 2023, pengguna media sosial sudah sangatlah banyak.

Halaman:

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB