opini

Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Jangan Kasih Kendor! Tetap Istiqomah Beribadah Pasca Ramadan (Bagian 32)

Jumat, 27 Maret 2026 | 10:23 WIB
Ilustrasi bulan Syawal (nu.or.id)

JOURNALNUSANTARA.COM - Memasuki bulan Syawal sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk menjaga konsistensi ibadah yang telah dibangun selama satu bulan penuh di Ramadan.

Fenomena menurunnya semangat beribadah setelah hari kemenangan seolah menjadi hal yang lumrah. Padahal esensi keberhasilan Ramadan adalah perubahan perilaku yang berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Sangat penting bagi kita untuk tidak kasih kendor dan tetap menjaga ritme spiritual agar tidak meredup begitu saja. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kualitas salat fardu setiap waktu.

Coba kita merutinkan salat sunah yang paling ringan, seperti salat Rawatib atau salat Duha. Perubahan drastis dari jadwal Ramadan yang padat sering kali membuat kita terlena dalam rutinitas biasa.

Dengan menetapkan komitmen pada satu atau dua ibadah sunah, kita sedang membangun fondasi agar hati tetap terpaut pada Sang Pencipta. Melanjutkan kebiasaan membaca Al-Quran meski satu halaman juga memberikan ketenangan batin.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah segera melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Puasa ini merupakan transisi sempurna untuk menjaga hawa nafsu dan membiasakan fisik tetap dalam kondisi prima.

Selain pahala yang berlimpah, puasa Syawal membantu kita agar tidak langsung terjerumus dalam pola hidup konsumtif setelah Idul Fitri. Lingkungan juga memegang peranan besar dalam menjaga semangat ini.

Tetaplah menjalin silaturahmi dengan teman-teman yang memiliki visi kebaikan yang sama. Melalui dukungan komunitas yang positif, semangat untuk beribadah akan terus terjaga meski Ramadan telah berlalu.

Mari jadikan bulan Syawal sebagai garis start baru untuk menjadi pribadi yang bertakwa secara berkelanjutan. Jangan biarkan kebaikan berhenti hanya karena masa penahanan diri telah berakhir. Wallohu a'lam

Oleh: Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB