opini

Warisan Kecemerlangan

Selasa, 11 November 2025 | 13:00 WIB
Media Asing Ramai Bahas Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Soroti Warisan Kontroversial dan Reaksi Publik


Oleh: Yudi Latif

Kepada anak-anak Nusantara masa depan, kuhembuskan buku ini di dada kalian seperti sebutir cahaya yang menetes dari langit kenangan, seperti doa yang berlayar menembus kabut zaman.

"Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia?" bukan sekadar pertanyaan, melainkan cermin yang memantulkan kemuliaan asal usulmu.

Kalian terlahir dari rahim samudra, dari gugus pulau yang berserak bagai permata di sabuk khatulistiwa. Tanah airmu bukan daratan biasa ia adalah taman cahaya di garis tengah bumi, tempat matahari belajar tersenyum, tempat hutan dan laut saling berpelukan dalam bahasa rahasia kehidupan.

Di bawah langit tropis yang lembut dan menyala, lahir peradaban yang dahulu menerangi dunia perahu yang berlayar hingga ke ujung cakrawala, pusaka yang menulis hikmah di daun lontar dan batu karang. Dari nadi nenek moyangmu mengalir darah keberanian, dari napas mereka mengalun nyanyian kebijaksanaan.

Anak-anakku, berjalanlah di panggung dunia dengan langkah lembut namun pasti. Bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk menegakkan martabat yang diwariskan angin dan ombak. Ingatlah jika dari tanah ini dulu memancar mata air kecemerlangan, tak ada kabut yang dapat memadamkan sinarnya di masa depan.

Buku ini adalah lentera kecil yang kutitipkan di genggamanmu: menyala dari bara masa lalu
untuk menuntun perjalananmu ke puncak masa depan. Nyalakanlah kembali api kejayaan Indonesia bukan untuk membakar, melainkan untuk menerangi.

Sebab warisan kecemerlangan itu kini hidup di dadamu, menunggu untuk kembali bersinar seperti fajar yang tak pernah lelah menemukan pagi di setiap zaman.

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB