Hal ini justru menunjukkan jika orkestra pemerintah yang dipimpin Prabowo tidak harmonis. Menterinya kebablasan ingin agar anak SD belajar saham, di sisi lain Prabowo meremehkan bahkan menentang pasar modal. Kedua orang ini sebenarnya sudah tidak klop sejak 2019. Kita tunggu saja apakah ada berita kejutan ke depan terkait hubungan mereka?