قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِندِ اللَّهِ
"Katakanlah: semua (urusan) itu dari sisi Allah."
(QS. An-Nisa: 78)
Ayat ini mengajarkan bahwa segala sesuatu, baik itu kejadian yang menyenangkan maupun yang menyulitkan, semuanya berasal dari Allah. Dengan memahami ini, seseorang akan lebih mudah untuk berserah diri sepenuhnya kepada-Nya.
2. *Melakukan Usaha Maksimal*
Tawakkal harus didahului oleh usaha yang sungguh-sungguh. Usaha merupakan bagian integral dari tawakkal.
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ
"Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah."
(QS. Al-Imran: 159)
Setelah seseorang berusaha keras dengan tekad yang kuat, ia harus menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa tawakkal adalah perpaduan antara usaha dan penyerahan diri kepada Allah.
3. *Berserah Diri Sepenuhnya kepada Allah*
Setelah berusaha, hasilnya harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah, tanpa keraguan sedikit pun.
وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
"Dan hanya kepada Allah-lah kamu harus bertawakkal jika kamu benar-benar orang yang beriman."
(QS. Al-Maidah: 23)
Penyerahan diri kepada Allah merupakan ciri orang yang beriman. Setelah berusaha, seorang mukmin yakin bahwa hasil terbaik adalah yang Allah kehendaki.
5. *Cara-Cara untuk Bertawakkal*
1. *Melakukan Ikhtiar yang Benar*
Usaha yang dilakukan harus sesuai dengan syariat dan etika Islam.
وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Dan bahwasanya seorang manusia tidak akan memperoleh selain apa yang telah diusahakannya."
(QS. An-Najm: 39)
Ayat ini menegaskan pentingnya usaha dalam Islam. Tidak ada hasil tanpa usaha, dan usaha yang dilakukan dengan cara yang benar adalah bagian dari tawakkal.
2. *Menjaga Hati dari Ketergantungan pada Makhluk*
Orang yang bertawakkal harus menjaga hatinya agar tidak tergantung pada makhluk lain.
فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
"Maka janganlah kamu menyembah di samping Allah, sesuatu pun."
(QS. Al-Jinn: 18)
Ayat ini mengingatkan bahwa hanya kepada Allah-lah manusia bersandar dan meminta pertolongan. Ketergantungan kepada makhluk lain adalah bentuk kesyirikan kecil jika hal itu mengesampingkan peran Allah dalam urusan hidup. Orang yang bertawakkal tidak boleh berharap kepada selain Allah.
3. *Yakin bahwa Allah Maha Penentu Segala Sesuatu*
Keyakinan bahwa Allah yang menentukan segala hasil dan keputusan adalah inti dari tawakkal.