opini

Marah: Penyakit Hati yang Mengancam Kesehatan dan Keharmonisan

Jumat, 19 Juli 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi marah-marah (Ist/Canva)

Dampak sosial dari marah yang tidak terkendali juga sangat merusak. Hal ini dapat merusak hubungan sosial, meningkatkan konflik dan kekerasan, serta mengganggu keharmonisan dan stabilitas masyarakat.

Dalam Islam, Al-Qur'an dan hadits Nabi memberikan banyak panduan untuk mengendalikan marah dan menjaga hubungan baik dengan orang lain, seperti dalam QS. Ali 'Imran: 134 yang menganjurkan untuk menahan marah dan memaafkan kesalahan orang lain, serta hadits Nabi yang menekankan pentingnya mengendalikan diri saat marah.

Dengan memahami dan mengendalikan marah, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik dan mental kita, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang harmonis dan damai.

Hal ini memerlukan usaha dan kesadaran diri yang tinggi, serta mengikuti bimbingan ajaran agama Islam dan teladan Nabi Muhammad SAW.

Halaman:

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB