Kami disetarakan.
Kami dihargai selayak manusia Indonesia.
Kami tidak kenal rupa tukang kayu itu, tapi hasilnya kerja nya, membuat kami kenal bagaimana kearifan, kebijaksanaan, keadilan, kesejahteraan yang merata ada dalam benak kepemimpinannya dan dia mencoba untuk berbuat yang terbaik untuk kami.
Membangun tidaklah mudah, apalagi membangun Papua. daerah dengan struktur alam perbukitan, meliuk dan daerah yang masih beralam brutal karena tidak terjamah pembangunan selama ini.
Semua butuh waktu, semua butuh proses.
Tapi seorang anak desa pinggiran sungai Bengawan Solo telah berupaya dan terus berjuang untuk kemajuan kami anak anak Papua.
Terima kasih presiden ku
Terima kasih bapak Joko Widodo
Di tangan anda, kami merasakan layaknya di
anggap manusia Indonesia.
Salam dari Serui.
Dari anak bangsa yang pernah terpinggirkan.