opini

Menolak Cerita-Cerita Ngawur

Kamis, 18 April 2024 | 07:08 WIB
Ilustrasi cerita misteri rumah gaib di tepi jembatan (Sibhe)

Dari berbagai sumber, yaitu entri "Nahdatul Ulama" dalam Ensiklopedia University of Cumbria, Division of Religion and Philosophy, lihat pula sumber sejarah NU yaitu A History of Modern Indonesia Since c.1200. Stanford: Stanford University Press, yang ditulis Ricklefs.

Lihat pula Herbert Feith dalam bukunya The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. Equinox Publishing. Dari ketiga sumber sejarah NU yang ditulis oleh imuwan Barat ini semua telah memastikan bahwa pendiri NU adalah kiai-kiai asli Nusantara, terutama peran utama Syaikhona Kholil Bangkalan, dan pendiri utamanya yaitu Hadrotusyaikh KH. Hasyim Asy'ari. Dari tiga buku di atas tidak sama sekali menyebut habib Ba'Alawi ikut berperan dalam pendirian Nahdlatul Ulama.

Tiga contoh cerita-cerita ngawur yang disampaikan oleh habib-habib Ba'Alawi tidak lebih dari pembohongan publik yang merusak agama dan tatanan kehidupan masyarakat Indonesia. Adalah kewajiban kita untuk meluruskannya, bukan membela apa yang mereka dustakan itu. Nalar zaman kita adalah nalar kebenaran dan keadilan, untuk merobohkan penjajahan doktrin dan dogmatik.

Serang 18 April 2024

Halaman:

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB