Oleh : Jacob Ereste
Mimpi satu putaran dalam Pilpres 2024, mungkin saja terjadi. Lalu siapa yang bakal lolos sebagai pemenang ?
Peluang pasangan calon nomor satu cukup besar dan sangat meyakinkan menjadi yang terunggul untuk pemimpin negeri ini lima tahun ke depan. Artinya, yang terjungkal adalah pasangan Capres dan Cawapres nomor dua dan pasangan Capres dan Wacapres nomor tiga. Karena kontestasi dalam Pilpres tahun 2024 memang hanya diikuti oleh tiga pasangan calon saja. Lain cerita kalau ada pasangan lain, misalnya ada juga pasangan calon independen yang bisa ikut serta meramaikan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Mercu Suar Penerang Jagat Akan Segera Muncul Dari Indonesia
Kemungkinan terjadi dua putaran pun dalam Pilpres 2024 sangat besar peluangnya. Karena berbagai kemungkinan bisa saja terjadi diluar dugaan dan ramalan, apalagi berdasarkan hasil survey yang dibayar. Jadi beragam kemungkinan pun menjadi sangat mungkin terjadi, tanpa harus diimpikan oleh siapapun.
Lalu, jika yang terunggul dalam Pilpres putaran pertama nomo satu dapat menyisihkan pasangan Pilpres nomor dua dan pasangan nomor tiga, apa yang bakal terjadi atas reaksi pihak lain yang tidak bisa menerima realitas kemenangan telak dari pangan Pilpres nomor satu ?
Demikian juga seandainya pasangan Pilpres nomor dua yang bisa langsung melenggang dengan telak menumbangkan pasangan Pilpres nomor satu dan nomor tiga ?
Atau sebaliknya, justru pasangan Pilpres nomor tiga yang langsung bisa menyisihkan pasangan Pilpres nomor satu dan nomor dua ?
Sejumlah ragam dari kemungkinan yang bisa terjadi dalam Pilpres 2024 sungguh banyak, melebihi delapan penjuru mata angin yang jauh lebih banyak menawarkan kemungkinan yang bakal terjadi. Dan tak seorang pun dapat menduga secara pasti dan persis. Kecuali memang sudah ada niat kecurangan.
Baca Juga: Tidak Ada Kontradiksi Antara Al-Qur'an dan Hadits
Seperti juga kemungkinan lain yang bisa terjadi dalam Pilpres 2024, adalah terjadi dalam dua putaran. Lantas siapa saja yang bakal masuk dalam putaran Pilpres babak kedua, semua dapat terjadi diluar perkiraan orang sebelumnya. Sehingga ada semacam keyakinan dari satu diantara dua pasangan lain yang akan terjungkal dalam Pilpres babak pertana itu, misalnya antara pasangan Pilpres nomor satu dengan pasangan Pilpres nomor dua. Tapi bisa juga yang ketiban sial itu adalah pasangan Pilpres nomor dua dengan pasangan Pilpres nomot tiga.
Lantas bagaimana jika yang tumbang dalam Pilpres babak pertama itu adalah nomor dua, sehingga pasangan Pilpres nomor satu akan berhadapan dengan Pilpres nomor tiga dalam babak kedua ?
Baca Juga: Wow, Daun Putri Malu Dipercaya Bisa Obati Sakit Kejang
Lantas bagaimana reaksi pasangan Pilpres nomor dua seandainya benar harus terjengkang dalam Pilpres babak pertama. Lalu mampukah warga masyarakat ikut menyaksikan pertarungan antara pasangan Pilpres nomor satu dengan pasangan Pilpres nomor tiga yang dapat berlangsung lebih sejuk dan damai penuh keceriaan tanpa perlu ngotot untuk menjadi pemenang ?