Baca Juga: Jejak Karir Politik Prabowo Subianto
Rincian konsep kepemimpinan ala Jawa ini terkesan sudah terabaikan, menurut banyak orang, lantaran orang Jawa sendiri meski cukup dominan eksistensinya di negeri ini sudah kehilangan ruh ke-Jawa-annya yang adiluhung.
Begitulah bukti dari telaah spiritual Prabu Jaya Baya yang telah menguak tanda-tanda jaman, jauh sebelum John Naisbit dan Alvin Toffler berkicau beberapa tahun lalu. Dan ramalan Prabu Jaya Baya ini pun terkesan kalah populer, karena suku bangsa Nusantara Indonesia lebih mengagumi dan selalu merasa takjub dan merasa lebih hormat kepada bangsa asing.
Inilah sebabnya, gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual terus merangsek, hingga kelak akan menjadi mercu suar penerang jagat yang bangkit dan muncul dari Timur.***