opini

Perubahan Pengembangan Kurikulum PAI

Sabtu, 18 November 2023 | 21:01 WIB

OPINI, journalnusantara.com - Pengembangan kurikulum sangat penting untuk dilakukan, guna memudahkan tercapainya tujuan pembelajaran. Pengembangan kurikulum sangat penting, untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman IPTEK tentunya, dan menyesuaikan juga dengan budaya. Pengembangan kurikulum mencakup keseluruhan dari dimensi kurikulum yaitu ide, desain, implementasi dan evaluasi kurikulum direncanakan dalam satu kesatuan.

Kurikulum dalam proses pembelajaran merupakan pengarah dan petunjuk bagi pendidik dan setiap pendidik harus memahami dan menguasai kurikulum. Dapat disimpulkan jika seorang pendidik bisa memahami dan menguasai kurikulum, maka sangat mudah bagi para pendidik dalam mengembangkan kurikulum di lembaga Sekolah atau Madrasah.

Pengembangan kurikulum ini bisa ditetapkan oleh pendidik itu sendiri baik itu arah dan tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, teknik, dan media. Pengembangan kurikulum ini bisa ditetapkan oleh pendidik itu sendiri baik itu arah dan tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, teknik, media dan. Perpaduan antara teknologi canggih dan berkembang pesat yang saat ini bercampur dengan dunia Pendidikan.

Di era teknologi ini, akses terhadap informasi menjadi lebih mudah dan cepat. Peserta didik cenderung mencari teman melalui media sosial dan lebih suka membaca melalui handphone daripada buku. Mereka juga cenderung mencari dan berbagi informasi melalui media online tanpa melakukan pemeriksaan ulang terlebih dahulu. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan inovasi dalam pengembangan kurikulum di setiap lembaga pendidikan agar dapat menyesuaikan dengan minat dan ketertarikan belajar siswa.

Beberapa penelitian telah dilakukan mengenai inovasi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Nurlaeli, yang menunjukkan bahwa kurikulum PAI saat ini masih terpisah antara mata pelajaran PAI seperti Al-Qur'an, Hadis, Fiqih, Aqidah, dan SKI. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengembangan kurikulum PAI agar terdapat keterpaduan yang utuh dan terintegrasi ke dalam tema-tema pokok.

Dalam konteks pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), inovasi ini dikaitkan dengan ajaran agama Islam agar siswa dapat menjadi generasi yang berpikir maju namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Inovasi ini melibatkan bimbingan yang sadar dari pendidik kepada anak-anak dalam proses pertumbuhan mereka, dengan berlandaskan pada norma-norma yang Islami untuk membentuk kepribadian Muslim yang baik. Selain itu, pendidik juga diharapkan untuk selalu melek terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berusaha menyajikan pembelajaran yang menyenangkan.

Pengembangan kurikulum adalah istilah yang komprehensif, di dalamnya mencakup perencanaan, penerapan dan evaluasi, bahkan tidak hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan dunia pendidikan saja, namun di dalamnya juga melibatkan banyak element instansi terkait, seperti: politikus, pengusaha, orang tua peserta didik, serta unsur-unsur masyarakat lainnya yang merasa berkepentingan dengan pendidikan.

Tujuan dari perkembangan kurikulum PAI adalah mempelajari dan menggambarkan semua sumber pengetahuan dan pertimbangan tentang tujuan-tujuan pengajaran, baik yang berkenaan dengan mata pelajaran maupun kurikulum secara menyeluruh.

Dalam Mengembangkan dan mencoba menggunakan metode-metode dan material sekolah untuk mencapai tujuan-tujuan tadi yang serasi menurut pertimbangan guru. Deangan adanya perubahan perkembangan kurikulum PAI siswa di sekolah atau madrasah bisa lebih mudah untuk memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan.

Kurikulum PAI yang telah dikembangkan di sekolah selanjutnya di laksanakan oleh guru PAI pada setiap satuan pendidikan dengan menggunakan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pengembangan kurikulum PAI harus memperhatikan keterpaduan yang utuh dan terintegrasi ke dalam tema-tema pokok, serta mengacu pada prinsip relevansi, efektivitas, dan efisiensi. Selain itu, pengembangan kurikulum juga harus dilakukan di semua unsur satuan pendidikan untuk menjaga mutu internal dan eksternal. Pengembangan kurikulum juga harus mengikuti perkembangan masyarakat, ilmu pengetahuan, dan teknologi dalam skala lokal, nasional, dan internasional.

novasi dalam pengembangan kurikulum tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif, sehingga siswa tidak hanya mengenal teori, tetapi juga mengembangkan nilai-nilai dan sikap yang sesuai dengan ajaran Islam.

 

 

 

Halaman:

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB