Terlepas dari beberapa kontroversi yang ditimbulkan oleh kurikulum kampus merdeka, tidak dapat dipungkiri bahwa kurikulum ini merupakan sebuah cara untuk dapat membuat pembelajaran kampus berjalan dengan lancar. Setiap hal yang dilakukan pasti akan ada sisi baik dan buruknya, tergantung bagaimana cara kita dapat meminimalisasikan sisi buruk hal tersebut, dan memperbanyak sisi positif pada setiap hal yang kita rencanakan. Pada kasus seperti kurikulum kampus merdeka ini, memang dapat dibilang bahwa kurikulum ini masih sangat baru, dan dinilai banyak orang tidak mempunyai persiapan yang matang dalam perencanaan kurikulum ini.
Akan tetapi, semua hal tersebut tergantung dengan peserta didik atau mahasiswa yang menempuh pendidikan tersebut. Kalau peserta didik atau mahasiswa tersebut belum mampu untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya, maka sebaiknya janganlah menyalahkan kurikulum yang dipakai pada sekolah atau kampus yang bersangkutan.
Penulis adalah Mahasiswa Prodi PAI STAI Al-Azhary Cianjur dan Aktivis HMI Komisariat Al-Azhary.