Oleh : Tedi Subarkah Kartaatmadja
Assalamu'alaikum Wr. Wb.... Sampurasun
Bapak Bupati yang kami Hormati, terkait dengan acara 0 KM di desa Mekar laksana Kec. Sindangbarang, pada tgl 23-24 Oktober 2023, kami selaku warga Cianjur Selatan tentu sangat mendukung upaya pemekaran wilayah selatan Cianjur menjadi Kabupaten baru yg pastinya akan membawa dampak positif bagi masyarakat Cianjur selatan.
Baca Juga: 7 Fungsi Keringat Bagi Kesehatan Yang Perlu Diketahui
Namun terkait acara tersebut di atas, tentu saja ada hal lainnya yang layak dipertimbangkan, salah satunya pementasan Artis dan set up acara yang sama sekali tidak berhubungan dengan agenda pemekaran dan cita-cita pembangunan yang berlandasan Pancasila dan UUD 1945, serta tidak terkait dg nilai-nilai sejarah kejuangan Rakyat Cianjur Selatan.
Baca Juga: Caleg DPR RI dari Partai Golkar Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin, Kesejahteraan Rakyat Prioritas Tepat
Harapan kami adalah di tampilkannya, para pegiat seni tradisi yang ada di Cianjur selatan serta artis yang mampu memberikan contoh baik bagi masyarakat, maupun artis yang berasal dari Jawa Barat, sehingga bisa menjadi motivasi kedepannya dalam membangun Cianjur Selatan yagg beradab, tetap menjaga ekosistem alam lingkungan hidup, berbudaya dan berwawasan kebangsaan.
(Banyak Potensi Masyarakat Cianjur Selatan yang layak terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut)
Selain itu, kenapa tidak mengangkat potensi bisnis kelautan dan pertanian / perkebunan dengan menghadirkan para nelayan dan kaum tani bersama produknya, serta menghadirkan 10.000 UMKM di Cianjur selatan maupun potensi lainnya yang jika terjadi pemekaran berdampak benar-benar positif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Cianjur Selatan.
Oleh karena itu, acara tersebut menjadi terkesan euforia palsu dan hura2-hura politik menjelang tahun 2024., ataupun penyelenggara saja (Event Organizer/EO) yang menikmati hasil dari event tersebut.
Kami warga Cianjur Selatan tentu saja berfikir positif, sebab dalam era Reformasi dan Demokrasi, di perlukan partisipasi seluruh komponen Rakyat, sebab hakekat demokrasi adalah mau mendengar dan menjalankan Amanat Perjuangan Rakyat.
Demikian Surat Terbuka ini kami realease, dg dasar Kecintaan Saya terhadap Kampung halaman. Mohon maaf jika tidak berkenan... Salam Perjuangan.***
Penulis adalah Alumni SMAN Sindangbarang, Pembina Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran serta Aktivis 98.