Oleh : Ustadz Satria Hadi Lubis
Suatu hari istri seorang ustadz mengeluh tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit, maka suaminya pun menjawab dengan tenang : "Santai aja wahai istriku, duit kalo tinggal sedikit artinya mau dateng lagi.
Baca Juga: Glaukoma : Menyelami Penyakit Mata yang Diam-diam Berbahaya
Ungkapan yang sangat singkat, namun padat.
Ungkapan diatas mengajarkan kita bahwa uang itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagiannya untuk membantu sesama.
Uang itu bagaikan air di dalam gelas, jika belum kita minum, maka air di dalam botol tak akan bisa mengisinya.
Uang itu bagaikan air, jika ditahan dia kotor, adapun jika kita melepasnya maka ia akan bersih.
Baca Juga: Penghargaan Motivasi Akselerasi Program Jabar
Uang itu bagaikan air, Jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri.
Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,
لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ
“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu."
Harta akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui berbagai macam cara, seperti "anak kita yang sakit sehingga harus ke dokter, handphone kita yang hilang, mobil kita yang rusak dan lain lain yang menguras harta kita.