Journalnusantara.com - Terkadang membagi waktu pribadi antara kuliah, organisasi, bisnis, dan hobi agak sulit dan membutuhkan manajemen secara khusus.
Tapi, hal ini tidak terlalu sulit bagi Silmi Septiani yang akrab dipanggil Cimi, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang aktif berorganisasi, berbisnis, dan menyalurkan hobi.
Gadis kelahiran Cianjur, 4 September 2000, putri dari Bapak Yani Supyani dan Ibu Eros Rosita ini mengatakan bahwa ia pernah tergabung dalam tim bisnis Syibil yang berfokus di penjualan cake brownies kukus dengan berbagai topping.
Baca Juga: Pelajar NU Antusias Ikuti Lakmud III PAC IPNU-IPPNU Ciranjang Cianjur
"Merintis usaha Bolu Susu, walaupun belum seberapa tetapi terhitung sudah banyak yang suka sama produknya, pernah juga jadi reseller skincare. Untuk berdagang ini sebetulnya karena suka aja, melalui berdagang kita bisa berinteraksi positif dengan orang lain, membangun kepercayaan diri, belajar disiplin, belajar mengolah emosi saat bertemu dengan pembeli atau pelanggan, serta belajar menghargai waktu dan uang," ucap pemilik akun Instagram silmiseptiani_ kepada wartawan, Ahad (12/02/2023).
Menurutnya, cara mengatur waktu antara kuliah, organisasi, bisnis, dan hobi agar semuanya bisa berjalan beriringan adalah dengan memahami skala prioritas, mana yang lebih penting dan biasa.
Silmi Septiani yang kerap disapa Cimi juga pernah dua kali menjadi Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Riset Sosial Humaniora (RSH) yang penelitiannya berhasil didanai oleh Kemdikbud Ristek Dikti.
Baca Juga: Resmi, Lisensi Ajang Pemilihan Puteri Indonesia Berganti Nama
"Selama menjadi mahasiswa saya senang mengikuti kegiatan PKM, di tahun pertama saat menjadi mahasiswa baru, saya ikut kakak tingkat untuk menjadi anggota tim PKM. Kemudian, tahun 2021 dengan ide yang saya miliki, saya mulai memberanikan diri untuk menjadi Ketua Tim Penelitian dan membentuk sebuah tim, pada saat itu tim kami sepakat mengajukan proposal penelitian pada bidang RSH dengan judul 'Verbal Sexual Harassment: Ketika Catcalling dinormalisasikan sebagai Sebuah Candaan, Agama Mana yang Membenarkan?', Lalu, pada tahun 2022, saya memiliki gagasan dan kembali membentuk tim untuk mengajukan proposal penelitian pada bidang yang sama di ajang tersebut dengan judul 'Generasi Sandwich: Analisis Perilaku dan Potensi Beban Generasi Milenial dalam Ruang Keluarga serta Solusinya Berbasis Nilai-nilai Islam', alhamdulillah kedua judul proposal tersebut berhasil lolos didanai oleh Kemdikbud Ristek Dikti" tutur Silmi.
Baca Juga: Hemat Biaya dan Waktu, DPR RI Usul Ibadah Haji Dipangkas Jadi 30 Hari
"Adapun untuk agenda keseharian, saya lebih senang menggunakan daily activity sehingga apa yang mesti dilakukan bisa terealisasi secara teratur," kata Cimi yang hobinya bernyanyi, menulis, makeup-an, bercerita, berdiskusi, dan membaca, serta bercita-cita menjadi Kepala Sekolah/Dosen sekaligus Women Entrepeuner.
Artikel Terkait
Siap-Siap, KTP Digital Bakal Gantikan KTP Elektronik
Miris, Seorang Guru Agama Cabuli 7 Bocah
Dwi Nur Wahyuningrum, Duta Anti Narkoba Lumajang 2021
Gita Savitri Membahas Childfree Akan Membuat Awet Muda
Serba Serbi 1 Abad NU, PCNU Cianjur Disambut Hangat Warga Sidoarjo
Hemat Biaya dan Waktu, DPR RI Usul Ibadah Haji Dipangkas Jadi 30 Hari
Resmi, Lisensi Ajang Pemilihan Puteri Indonesia Berganti Nama
Real Madrid Sabet Gelar Piala Dunia Antar Klub 2022
Keren dan Tak Biasa, Komunitas Coffee Gelar Melukis dengan Media Kopi
Pelajar NU Antusias Ikuti Lakmud III PAC IPNU-IPPNU Ciranjang Cianjur