kebenaran tidak berisik
seperti embun di dada malam
turun perlahan tanpa berbisik
seperti doa terucap diam-diam
siapa yang hendak mencarinya
tenangkan hati dan pikirannya
karena kebenaran tak pernah singgah
pada jiwa yang dipenuhi amarah
tidak hadir dari rasa curiga
tidak tumbuh dari prasangka
tetapi hadir dari beningnya jiwa
setelah memahami hakikat yang nyata
laksana cahaya di balik tirai
tetap ada meski tak tergapai
tak pudar oleh pekatnya dusta
hakikat kebenaran selalu nyata
melangkah tanpa meninggalkan jejak
bersemayam di jiwa yang bijak
tak terpikat gemuruhnya pikiran
yang diliputi bara kebencian
siapa yang rindu menjumpainya
padamkan amarah di dalam dada
jernihkan hati dari segala prasangka
agar kebenaran datang menyapa
Malang, 18 Meei 2026
Salam sehat,
M. Sinal