JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA – Komunikasi sering kali dianggap sebagai perkara sederhana karena setiap individu lahir dengan kemampuan berbicara.
Padahal, komunikasi lebih dari sekadar bertukar kata; ia adalah seni memahami konteks dan mengelola hubungan.
Pemahaman komunikasi kini telah menjangkau ranah yang lebih luas, terutama dalam membina, membangun, serta menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) di dalam sebuah perusahaan.
Hal inilah yang mendasari pentingnya penguasaan stakeholder management. Setiap karyawan diharapkan mampu memahami cara menjaga keseimbangan peran, baik secara internal maupun eksternal.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, diselenggarakan pelatihan khusus untuk mempertajam keterampilan komunikasi agar tercipta keselarasan dalam mencapai target perusahaan yang telah disusun.
Dalam kesempatan ini, BNI menggandeng Linxbrain sebagai lembaga pelatihan terpercaya. Linxbrain menghadirkan Ahmad Taufiq Lubis, atau yang akrab disapa Afiq, untuk membedah materi "The Beauty of Communication".
Pelatihan ini mencakup aspek detail mengenai komunikasi bisnis, keterampilan presentasi, hingga pembedahan teori dan praktik yang sering kali menjadi faktor penurunan kualitas seorang pembicara.
Selama satu hari penuh, Afiq memaparkan metode Minto Pyramid Principle. Metode ini dirancang untuk memudahkan seseorang memberikan respons cepat dan jawaban berkualitas yang didasari oleh argumentasi logis.
Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan olfactory communication sebagai bentuk penyempurnaan dalam perilaku komunikasi yang komprehensif.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi, di mana sajian materi dari Linxbrain dinilai memberikan nilai tambah yang nyata.
Kolaborasi antara BNI, Linxbrain, dan Afiq ini diharapkan tidak hanya melengkapi kemampuan teknis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas profesionalitas 50 peserta ODP BNI yang hadir hari ini.