Di hari yang fitri
jiwa-jiwa kembali disapa
menyibak tabir dalam diri
yang penuh salah dan dosa
Semesta larut dalam tasbih
menyambut jiwa yang kembali bersih
tersucikan dari debu iri dan dengki
yang lama berdiam di relung hati
Ada keindahan yang tak kasat mata
tak terjamah oleh kata-kata
saat batin sedang bergelora
lebih memilih memaafkan sesama
Di hari yang fitri
tersingkap cahaya Ilahi
bahwa keberanian memaafkan
adalah jalan menuju kemuliaan
di antara doa yang terucap
terlepas beban yang menancap
hati menjadi lapang
batin pun menjadi ebih tenang
“Taqobbalallāhu minnā wa minkum
wa taqobbal yā Karīm”
Semoga Allah menerima
dari kami dan kita semua
dan terimalah
wahai Yang Maha Mulia
dalam pelukan kasih yang suci
jiwa pun menemukan arah
mendekatkan diri pada Ilahi
ke mana pun hendak melangkah
Malang, 21 Maret 2026
Salam sehat,
M. Sinal