Membaca Konvensi Jenewa
ada janji yang seharusnya dijaga:
perlindungan terhadap warga biasa
larangan membunuh warga tidak bersenjata
namun ketika negara saling bunuh
janji itu tidak dipegang teguh
tentara tidak hanya menyerang tentara
tetapi juga membunuh rakyat biasa
padahal dokumen itu telah menjadi puisi
yang layak untuk diapresiasi
namun tragedi “My Lai”
membuktikan jika negara telah abai
sehingga sangat memungkinkan
akan terulang di Teheran
di tanah yang basah oleh embun
senjata akan bicara tanpa ampun
dunia pun bertanya
di mana janji Jenewa itu berada
mengapa hanya tertulis indah
tapi terkotori oleh tangan yang penuh amarah
My Lai sebagai nyanyian
telah berbicara tentang kemanusiaan
agar negara jangan sampai terlena
oleh tipu daya negara adikuasa
sekaligus sebagai pengingat
bahwa perang selalu membawa laknat
apa pun janji yg disepakati
selalu saja ada yang mengkhianati
Jakarta, 16 Maret 2026
Salam sehat,
M. Sinal