(Suatu siang di Diponegoro 21, Menteng Jakpus)
Ketika siang mulai menyapa bumi
Langit berbisik lembut dalam harmoni
Bahwa setiap insan yang menebar kebaikan
Adalah lentera dalam kegelapan
Cahaya itu tak selalu terang
Kadang redup, namun tetap tenang
Bersumber dari ketulusan
Bukan pujian semu dan kepura-puraan
Setiap langkah yang dilakukan
Menjadi saksi tentang kesungguhan
Bahwa hidup bukan hanya tentang diri
Tapi bagaimana memberi dan berbagi
Di setiap kata, ada doa yang bergetar
Di balik senyum, ada kasih yang selalu mekar
Semua itu lahir dari kesabaran
Dan tumbuh dalam ladang keikhlasan
“Jangan takut tidak berhasil”, petuahnya
Karena bintang pun tampak redup di langit senja
Namun cahayanya abadi di pandang jiwa
Menerangi malam yang penuh dengan makna
“Jangan biarkan hidup ini sia-sia”, ungkapnya
Tidak membawa manfaat bagi sesama
Karena kelak, saat tirai dunia tertutup
Hanyalah cahaya kebaikan yang tak pernah redup
Jakarta, 19 Oktober 2025
Salam Sehat,
M. Sinal