Renungkan sekali lagi
Bukan untuk menyesali
Ketika tindakan seseorang
Membuat kita meradang
Tak perlu membalas cela
Hanya menjadikan kita setara
Apalagi ikut mencaci maki
Membuat amarah semakin menjadi
Ada sebuah riwayat
Diceritakan seorang sahabat
Baginda beranjak pergi
Ketika sahabat itu balas mencaci
Bukan teriakan
Bukan pula sejumlah teguran
Ketika sahabat itu bertanya
Mengapa Baginda meninggalkannya:
“Saat engkau tak membalas,
Malaikat turun bersamamu
Saat engkau ikut membalas,
iblis duduk di sebelahmu
Aku tak ingin duduk bersama iblis.”
Renungkan sekali lagi
Bukan untuk menyesali
Kadang kita cukup bersabar
Menghadapi tindakan yang tak benar
Malang, 4 Juli 2025
Salam sehat,
M. Sinal