Secepat angin berbalik arah
Semua bisa kembali ke tanah
Mari belajar dari mereka
Setelah kembali ke asal mula
Ujian paling berat
Bukan saat seseorang jatuh
Tapi ketika merasa hebat
Sementara pikiran rapuh
Merasa di atas angin
Kesombongan terus dijalankan
Sehingga memperlakukan orang lain
Dengan sikap yang sangat arogan
Nurani jadi hilang
Saat dicium angin prestasi
Akibatnya menilai seseorang
Seperti tidak berharga lagi
Gemar menepuk dada
Sambil membesarkan ego
Sehingga selalu merasa
Dirinya yang paling jago
Secepat angin bertiup kencang
Pergi lalu menghilang
Begitulah realita kehidupan
Akan selalu dipergantikan
Malang, 30 Juni 2025
Salam sehat,
M. Sinal