Ada seruan cinta dari langit
Untuk mencari makna hidup
Agar menapakinya tak sulit
Serta rahmat tak pernah tertutup
Dalam lisan para leluhur Bugis0
Terdapat ungkapan legendaris:
“Ku allei tallang nga, na tu walia”,
Saya memilih tenggelam,
daripada hidup tak bernilai
Prinsip hidup yang sangat dalam
Agar harga diri tak tergadai
“Resopa temmangngingi’
na’molomo naletei pammase Dewata”,
Hanya kerja keras tanpa mengenal lelah,
memungkinkan datangnya rahmat dan petunjuk Tuhan
Tak ada ruang untuk menyerah
Tidak ada tempat berpangku tangan
Semua itu mantera keberanian
Sejalan dengan ajaran Tuhan
Agar seseorang memulai perjalanan
Seperti yang Tuhan ajarkan
Bahwa kemuliaan hidup
Tidak terletak pada kemewahan duniawi
Tapi kekuatan jiwa yang tak pernah redup
Untuk selalu memberi dan mengampuni
Selalu menabur kebaikan
Meskipun dalam kesempitan
Mampu mengendalikan emosi
Memaafkan dengan sepenuh hati
Malang, 12 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Tips Merawat Wajah Tetap Cantik Alami
Mutiara Pagi: Sangkan Paraning Dumadi (Bagian 1806)
TATKALA BULOG BERBURU GABAH
Bergugurannya Dosa Ketika Sujud dan Rukuk Waktu Shalat
Sambut Kunjungan Gubernur, Cianjur Gelar Gerakan Kebersihan Menyambut Launching "Nyaah Ka Indung"
Bedah Buku K.H. Ahmad Muhtadi: Seruan Pelestarian Nilai Perjuangan dan Keilmuan
Mutiara Pagi: Di Ujung Waktu (Bagian 1807)
Dedi Mulyadi adalah Kita, Pemimpin Regional Bercitarasa Global
Beasiswa Membangun Desa dan Tikar yang Belum Dibentang
Pemerintahannya Direcoki Jokowi, Prabowo Mengadu Kepada Megawati?