Dalam setiap sujud
Manusia meratakan dahi ke tanah
Berharap sesuatu bisa terwujud
Dengan hati yang penuh pasrah
Dalam setia munajat
Suara hati bergetar lirih
Berharap sejumlah hajat
Dikabulkan Sang Maha Kasih
Dalam setiap keikhlasan
Ada samudra yang tak bertepi
Di mana gelombang pengorbanan
Berlayar menuju rida Ilahi
Sujud adalah kunci
Pembuka gerbang rahmat Ilahi
Bukan hanya sekadar materi
Namun keberkahan dalam hidup ini
Munajat adalah cahaya
Menerangi ruang-ruang sunyi
Menghilangkan gelap di dalam dada
Yang selama ini selalu menyelimuti
Keikhlasan adalah pintu
Membiarkan angin rahmat bertiup
Membebaskan jiwa dari belenggu
Agar mata hati tidak sampai tertutup
Malang, 21 Februari 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Pendayagunaan Penyuluh Pertanian
#KaburAjaDulu : Fenomena Brain Drain sebagai Tantangan Pembangunan Nasional
BEM PTNU Wilayah Sumatera Sukses Gelar Silaturahmi Wilayah di Jambi
Mutiara Pagi: Nakhoda (Bagian 1777)
Cianjur Era Baru: CEO CDN Ucapkan Selamat kepada Bupati Wahyu dan Wakil Bupati Ramzi
BEM PTNU DIY Soroti Efisiensi Anggaran dalam Inpres 1/2025: Kritikan Terhadap Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Bahtsul Masail LBMNU Sukabumi: Menjaga Lingkungan Hukumnya Wajib, 'Pemanfaatan Yes, Eksploitasi No'
Jejak Sejarah Cepu dengan Rel Kereta Api
Aturan Kementerian Hukum dan Perpanjangan Paspor Diaspora RI
Menyambut Bulan Suci Ramadan Dengan Hati yang Riang