Cuci tangan dan lisanmu
Jalaluddin Rumi berkata
Jangan bertindak semaumu
Jangan hanya asal bicara
Setiap orang punya perasaan
Serta punya harga diri
Jangan sampai tangan dan lisan
Membuat orang lain tersakiti
Tidak ada yang kekal
Tidak ada yang abadi
Kecuali Yang Maha Kekal
Penguasa alam semesta ini
Semua hanyalah sementara
Tidak bertahan selamanya
Kecuali kasih sayang Tuhan
Yang tidak akan berkesudahan
Bagai belaian embun
Yang meretas dinginnya malam
Setiap pagi selalu turun
Laksana senja menyambut malam
Begitulah para bijak bertutur
Karunia yang Tuhan tabur
Tidak ada yang kekal
Tidak ada yang abadi
Kecuali sejumlah amal
Yang menjadi bekal setelah hidup ini
Malang, 25 September 2024
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Sakit dan Pendidikan Karakter dalam Konteks Islam
RK-Suswono Berangkat ke KPU DKI untuk Pengundian Nomor Urut Gunakan Motor
Pasangan Pramono-Rano Bergerak Cepat Lakukan Penetrasi ke Basis RK
KRI Bima Suci Sandar di Rusia, Taruna AAL Lakukan Muhibah Diplomasi
Puasa Ayyamul Biidh
Yuk Donor Darah di RS Edelweiss Bentang Salapan Cianjur
Activisme dan Komunitas Muslim di US
Yuk Ikut Kontes Domba Kambing Wijayakusuma Cup
Jelang Laga Kontra MU, Mees Hilgers Akui Tak Gentar
Mutiara Pagi: Yang Maha Pencipta (Bagian 1623)