Konsumsi Bawang Bombai Cegah Resiko Osteoporosis

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Kamis, 29 Februari 2024 | 19:52 WIB
Bawang bombai (Freepik/stockking)
Bawang bombai (Freepik/stockking)

JournalNusantara.com - Manfaat bawang bombai tidak hanya sekedar untuk melezatkan masakan, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beragam kandungan nutrisi di dalamnya dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah osteoporosis, bahkan kanker.

Baca Juga: Konsumsi Susu Kambing Turunkan Resiko Terkena Kardiovaskular

Bawang bombai (Allium cepa L.) adalah salah satu jenis bawang yang mudah ditemukan di Indonesia. Sama seperti bawang merah dan bawang putih, bawang bombai juga kerap digunakan sebagai bumbu untuk menambah cita rasa pada masakan.

Tak hanya sebagai bumbu masakan, bawang bombai juga telah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes, batuk, flu dan malaria.

Baca Juga: Sabun Susu Kambing Dipercaya Ringankan Gejala Psoriasis

Dilansir alodokter yang dikutip Kamis (28/2/2024). Manfaat yang dapat diberikan bawang bombai tentu tak lepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Selain mengandung 43 kalori, beberapa nutrisi yang terkandung di dalam 100 gram bawang bombai yaitu 10 gram karbohidrat, 1,5 gram protein, 2 gram serat, 44 miligram fosfor, 32 miligram kalsium, 10 miligram kalium dan 9 miligram vitamin C.

Baca Juga: Wow, Susu Kedelai Tekan Gejala Demensia

Tak hanya itu, bawang bombai juga mengandung zat besi, zinc, senyawa sulfur organik dan berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid, asam fenolik, antosianin, dan quercetin.

Manfaat bawang bombai selanjutnya adalah mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi bawang bombai secara rutin dapat meningkatkan kepadatan tulang.

Bahkan, ada pula penelitian yang menunjukkan bawang bombai dapat mengurangi risiko terjadinya patah tulang pinggul pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Semoga bermanfaat.***

Sumber : alodokter.com 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X