JournalNusantara.com - Populasi China menyusut Hingga 850 Ribu Jiwa, pertama kalinya setelah 60 tahun.
Hal tersebut mengacu pada data resmi yang dipublikasikan pada Selasa, (17/01/23).
Sebab, ini pertama kalinya negara China tersebut bisa menyusut tentang penurunan populasi ini diakibatkan menghadapi krisis demografi yang menjulang.
Baca Juga: Terlihat Lebih Tua dari Umur Sebenarnya Bisa Mengibatkan Masalah Kesehatan Serius
Negara yang memiliki berpendudukan 1,4 miliar ini telah terlihat tingkatan kelahiran yang sangat turun seiring bertambahnya usia pada tenaga kerjanya.
Menurut para analisis pun dapat menghambat dalam pertumbuhan pada ekonomi dan menumpuk tekanan ekonomi publik yang semakin tegang pada negara tersebut.
Populasi China daratan mencapai sekitaran 1,411,750,000 pada akhir tahun 2022, namun angka tersebut mengalami penurunan sangat dratis hingga sebanyak 850,000 dari akhir tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Dituntut Seumur Hidup, Sang Putri Curahkan Isi Hatinya di Media Sosial
"Jumlah kelahiran adalah 9,56 juta sementara jumlah kematian mencapaian 10,41 juta," ungkap NBS. (Tiara Maulia Setiawan)