internasional

Negara-Negara Mayoritas Muslim yang Pernah Jadi Negeri Komunis

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:03 WIB
3 negara mayoritas Muslim yang dulunya adalah negara komunis (Pixabay)

Journalnusantara.com - Sejarah mencatat bahwa terdapat sejumlah negara mayoritas muslim yang dulunya pernah mendapat pengaruh besar dari komunis.

Dalam riwayatnya, komunisme menjadi salah satu ideologi yang cukup berpengaruh di dunia. Adapun sebagian besarnya tak lepas dari pengaruh besar yang dimiliki Uni Soviet pada eranya.

Tercatat, Uni Soviet yang kala itu masih eksis kerap menyebar pengaruh ke negara-negara lain. Akan tetapi hal tersebut pada perkembangannya berangsur-angsur pudar pasca keruntuhannya.

Berikut negara mayoritas muslim yang dulunya pernah jadi negeri komunis.

1. Afghanistan

Afghanistan merupakan sebuah negara yang terletak di persimpangan antara Asia Tengah dan Asia Selatan.

Negara ini berbatasan dengan Pakistan di timur dan selatan, Iran di barat, Turkmenistan di barat laut, serta Tajikistan di timur laut.

Dalam sejarahnya, Afghanistan pernah menjadi negara komunis setelah dipimpin oleh rezim yang pro Uni Soviet. Mengutip laman Communist Crimes, sejatinya mereka tidak tersentuh oleh Perang Dunia II.

Sayangnya, terjadi konflik internal yang disebabkan perpecahan suku serta campur tangan asing di negaranya. Pada akhirnya, kudeta sayap kiri di tahun 1978 terjadi dan memunculkan rezim komunis yangs setia Uni Soviet.

Dikutip dari laman PBS, kudeta komunis terjadi di Afghanistan. Nur Mohammad Taraki yang menjadi salah satu pendiri Partai Komunis Afghanistan mengambil kendali negara.

Baca Juga: Maya Kurnia Indri Sari, Membanggakan Indonesia Melalui Volly

Tak sendiri, dia menunjuk Babrak Karmal sebagai Wakil Perdana Menteri. Pada akhirnya, mereka memproklamirkan sebuah pemerintahan baru dan mengklaim bebas pengaruh Soviet. Akan tetapi, seiring waktu tujuan mereka telah terbongkar.

Hal ini membuat pemimpin Islam dan etnis konservatif menolak kebijakan-kebijakan rezim dan memunculkan pergolakan bersenjata.

Sekitar bulan Juni 1978, gerakan gerilya mujahidin dibentuk dengan tujuan melawan pemerintahan yang didukung Uni Soviet.

Halaman:

Tags

Terkini

Jalan Maju Chile

Rabu, 8 Juli 2026 | 06:44 WIB

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:19 WIB

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB