Journalnusantara.com - Negara baru di Pulau Timor, Timor Leste resmi diakui sebagai anggota
Association of South East Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
Dari berbagai sumber yang dihimpun, kepastian tersebut disampaikan dalam pertemuan negara-negara anggota ASEAN di Phnom Phenh, Kamboja pada Jumat (11/11/2022).
"Timor Leste resmi masuk dalam keanggotaan ASEAN sebagai peserta pemantau. Tahun depan baru akan diusulkan sebagai peserta penuh," tulis pertemuan tersebut.
Artinya hingga saat ini jumlah anggota ASEAN bertambah menjadi sebelas negara yaitu sebagai berikut:
1. Indonesia ibu kota Jakarta
2. Malaysia ibu kota Kuala Lumpur
3. Singapura ibu kota Singapura
4. Filipina ibu kota Manila
5. Thailand ibu kota Bangkok
6. Myanmar ibu kota Naypyidaw
7. Vietnam ibu kota Hanoi
8. Kamboja ibu kota Phnom Penh
9. Laos ibu kota Vientiane
10. Brunei Darussalam ibu kota Bandar Sri Begawan
11. Timor Leste ibu kota Dilli
Seperti diketahui, Timor Leste merupakan negara yang wilayah daratannya berbatasan langsung dengan salah satu provinsi Indonesia, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sejarahnya, selama ratusan tahun Timor Leste dijajah oleh bangsa Portugis. Adapun NTT (Indonesia) dijajah oleh bangsa Belanda.
Timor Leste berkedudukan di ibukota negara Dilli, sementara Nusa Tenggara Timur ibukotanya berada di Kota Kupang.
Pada tahun 1976 Timor Leste bergabung dengan Indonesia sebagai provinsi ke-27 masa Presiden Soeharto.
Namun di tengah jalan provinsi tersebut memisahkan diri dari Indonesia tepatnya pada tahun 1999 di masa Presiden BJ Habibie.
Dalam catatan, sejak berpisah dari Indonesia, Timor Leste masuk dalam jajaran salah satu negara termiskin di Benua Asia.