internasional

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB
Profil lengkap Nicolas Maduro, Presiden Venezuela, dari sopir bus hingga pemimpin kontroversial di tengah krisis dan konflik global. (Instagram/@presidencia_venezuela)

JOURNALNUSANTARA.COM, VENEZUELA – Aksi penangkapan Presiden Venezuela oleh militer Amerika Serikat bukan sekadar berita kriminal internasional, tapi sebuah deklarasi mengerikan bahwa "Hukum Rimba" telah resmi berlaku kembali.

Yang kuat memangsa yang lemah. Tanpa mandat PBB, seorang kepala negara berdaulat diculik di tanah airnya sendiri. Jika Venezuela bisa diperlakukan begini, lantas negara mana yang aman? Hari ini Venezuela, besok bisa jadi giliran negara lain yang "berani" melawan atau memiliki kekayaan alam yang diincar.

- Pesan Maut: Kedaulatan Bisa Ditembus Senjata

Dunia dipaksa melihat fakta pahit: Norma internasional dan diplomasi sopan sudah ditinggalkan. Negara adidaya kini bergerak terang-terangan menggunakan otot militer demi kepentingannya.

Dalihnya bisa apa saja, narkoba, terorisme, atau demokrasi, tapi metodenya tetap sama: invasi dan paksaan senjata. Ini adalah sinyal bahaya bahwa kedaulatan negara tidak lagi absolut di hadapan moncong meriam Amerika.

- Minyak 300 Miliar Barel: Magnet Bencana

Kenapa Maduro? Jawabannya ada di perut bumi Venezuela yang menyimpan cadangan minyak terbesar di dunia (300 miliar barel). Dunia energi melihat ini bukan sebagai isu moral pemberantasan narkoba, tapi sebagai perebutan kontrol pasokan.

Sejarah membuktikan, kombinasi "salah urus negara" dan "kekayaan alam melimpah" seringkali mengundang intervensi asing yang berujung pada penjajahan gaya baru.

- Alarm Bahaya Bagi Indonesia

Indonesia harus membaca peta ini dengan jernih. Kita punya Nikel, Emas, Batubara, dan posisi strategis. Dalam dunia yang kembali menghalalkan kekuatan, kekayaan alam kita bisa berubah dari anugerah menjadi "kutukan" jika tidak dijaga dengan diplomasi cerdik dan kekuatan pertahanan yang mumpuni. Kita tidak boleh naif, risiko intervensi asing dengan dalih-dalih buatan selalu mengintai di depan mata.

Disadur dari : Catatan Pemred Suara Surabaya

Tags

Terkini

Jalan Maju Chile

Rabu, 8 Juli 2026 | 06:44 WIB

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:19 WIB

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB