Journalnusantara.com - Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) untuk membahas kerja sama perdagangan, investasi strategis, energi bersih, iklim, serta sosial budaya.
"Dalam bidang perdagangan, saya menyambut baik penyelesaian perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang menandai PEA sebagai negara Timur Tengah pertama yang memiliki kerja sama CEPA dengan Indonesia," katanya.
Ia menyebut bahwa dalam bidang investasi strategis, kontribusi PEA semakin signifikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta hilirisasi industri yang menjadi salah satu fokus Indonesia saat ini.
"Sementara itu, dalam kerja sama sosial budaya, saya menyambut baik pemberian Zayed Award for Human Fraternity 2024 bagi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah untuk dukungannya memperkuat toleransi dan moderasi Islam," ujar Dia.
"Keempat bidang tersebut kiranya bisa memberi manfaat positif bagi kesejahteraan kedua negara," tambahnya.
Ia berterimakasih atas penghargaan Order of Zayed yang diberikan oleh Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.
"Penghargaan ini akan menjadi pengingat bagi saya untuk terus menjaga semangat membangun bangsa dan memelihara hubungan kerja sama Indonesia dengan dunia internasional. Saya sangat menghargai persaudaraan dan hubungan kerja sama erat antara Indonesia dan PEA selama 10 tahun ini," tandasnya.