hiburan

Lewat Lagu "Kamu Bohong", Band Wali Ingatkan Akar Segala Dosa Adalah Bohong

Minggu, 8 Oktober 2023 | 18:22 WIB
Wali Band Raih Nominasi Prestisius dalam AMI Awards 2023 dengan Single Qodarullah (Tebe/Indonesiadaily.co.id)

JournalNusantara.com - Setelah merilis single Untill Jannah dan Trending Taufiq Walhidayah. Band Wali kembali memperkenalkan single baru.

Band dengan personil Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard) dan Tomi (drum) itu merilis single berjudul “Kamu Bohong” ciptaan Apoy Wali.

Sebagai pencipta lagu-lagu Wali, Apoy mengatakan, single “Kamu Bohong” adalah satu nomor yang tak biasa bagi Wali. Band dengan hits “Baik-baik Sayang” itu hampir tidak pernah menyentuh konsep musik dan lirik seperti yang ditawarkan pada single ini.

Baca Juga: PDIP Soroti Strategi Cak Imin Desa Kepung Kota

“Sebenarnya konsep musiknya masih Wali juga. Cuma ke kental slow Melayu 80 atau 90 an. Tidak upbeat, mendayu-dayu, passing-passing beat-nya juga lamban. Wali sebelumnya tidak pernah membuat seperti ini,” Ujar Apoy.

 

Sejak merilis album “Orang Bilang” di tahun 2008, warna musik Wali dimasukkan pecinta musik Indonesia ke dalam genre pop Melayu atau dengan istilah “Lokal Pop Kreatif”. Apoy merasa senang jika belakangan ini lagu-lagu berirama Melayu kembali viral.

Baca Juga: Kenali Nama Penyakit Benjolan Ditubuh Manusia

“Kata orang kan Wali itu basic atau genre-nya Melayu alias Lokal Pop Kreatif. Padahal, Melayu-melayu juga. Wacana tersebut menambah semangat kami untuk kembali menyajikan karya atau produk yang mengarah kepada Melayu. Ditambah kami senang juga Melayu naik lagi. Tapi apa pun persepsi orang tentang Melayu, ada kebanggaan disitu karena Indonesia rasnya Melayu,” tambah “Gitaris Terbaik” versi “SCTV Awards” 2014 itu.

Lirik “Kamu Bohong” menceritakan tentang sesuatu kejadian yang tidak sesuai fakta. Siapa pelakunya, tapi siapa yang kemudian merasa menjadi korban. Ada yang selingkuh, tapi sebaliknya pasangannya-lah yang dituduh selingkuh.

Baca Juga: Himbauan Agar Rakyat Mengkonsumsi Ubi Pertanda Kegagalan Yang Fatal Dari Pemerintah

“Seperti orang yang ‘playing victim’. Sebelumnya, lagu-lagu Wali itu lebih mengarah kepada frase-frase yang positif. Maksudnya adalah bagaimana cinta berbalas cinta, suka berbalas suka. Tapi, kali ini kami mencoba memberikan dinamika baru dalam frase-frase Wali, yaitu suka tidak berbalas suka. Ada berbau negatifnya; cinta tidak berbalas cinta,” Tambah Apoy.

 

“Intinya, kebohongan itu adalah akar dari segala dosa. Tolong jangan sekali-kali berbohong, karena nantinya akan diikuti oleh kebohongan berikutnya. Pahami, akar rumput dosa itu adalah bohong. Ini untuk individu, baik mikro atau makro juga kolektif,” Pungkasnya.***

Sumber : Hallo!seleb

Halaman:

Tags

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB

Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan

Rabu, 1 April 2026 | 21:13 WIB