Tingkatan Nikmat Tertinggi Menurut Ulama

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 15 Mei 2025 | 20:03 WIB
Masakan Bunda Paling Istimewa Nasi Godog Tanpa Anglo Tetap Terasa Nikmat Tiada Banding (Pixabay)
Masakan Bunda Paling Istimewa Nasi Godog Tanpa Anglo Tetap Terasa Nikmat Tiada Banding (Pixabay)

Journalnusantara.com - Dalam khazanah Islam, para ulama dan tokoh agama sepakat bahwa nikmat tertinggi yang dapat diraih seorang hamba bukanlah kekayaan, kekuasaan, atau bahkan surga itu sendiri melainkan kesempatan untuk memandang wajah Allah SWT di akhirat kelak. Ini adalah puncak dari segala kenikmatan yang tak bisa diukur oleh logika duniawi.

Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulum al-Din menjelaskan bahwa segala kenikmatan dunia dan surga hanya sarana. Tujuan akhir dari seorang pencari Tuhan (salik) adalah mencapai keridhaan dan keintiman dengan Sang Pencipta.

Dalam Surah Al-Qiyamah ayat 22-23 disebutkan: “Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.” Ayat ini dijadikan landasan bahwa memandang wajah Allah adalah nikmat paling agung.

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Madarij as-Salikin juga menyebut bahwa nikmat ruhani seperti kedekatan dengan Allah, cinta kepada-Nya, dan kerinduan untuk bertemu dengan-Nya jauh melebihi kenikmatan jasmani yang dijanjikan di surga.

Para wali dan sufi besar seperti Rabi’ah al-Adawiyah bahkan berdoa bukan untuk surga atau takut neraka, melainkan semata karena cinta kepada Allah.

Dalam syair terkenalnya ia berkata, “Jika aku menyembah-Mu karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya. Jika aku menyembah-Mu karena ingin surga, haramkan surga bagiku. Tapi jika aku menyembah-Mu karena cinta-Mu, maka jangan palingkan wajah-Mu dariku.”

Dengan demikian, dalam pandangan tokoh-tokoh spiritual Islam, nikmat tertinggi adalah liqa’ullah perjumpaan dengan Allah dalam keadaan penuh cinta dan ridha. Inilah kebahagiaan hakiki yang menjadi tujuan akhir setiap jiwa yang tulus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB
X