JournalNusantara.com - Dunia Pendidikan Kota Bekasi kembali tercoreng akibat ulah oknum guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dengan berinisial AD, yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap murid SD di Kecamatan Jatasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Modus yang dilakukan pelaku dengan meminta kepada korban untuk pindah bangku belakang, korban yang masih kelas dua SD itu hanya bisa diam saat pelaku melakukan aksi bejadnya.
Kejadian yang terjadi pada tanggal 3 November 2022 ini terungkap setelah korban menceritakan kepada orang tuanya, mendengar hal tersebut Ibu korban mendatangi pihak sekolah dan melaporkannya kepada aparat kepolisian.
Baca Juga: Film SRI ASIH Tayang Perdana di Seluruh Bioskop Tanah Air
Dikutip dari palapos.co.id, orang tua korban menjelaskan bahwa pelaku sudah mencium dan meraba - raba dada anaknya, bahkan sampai memasukan jarinya kedalam kemaluan korban.
"Awalnya anak saya di kursi depan bersama temannya, tapi disuruh sama gurunya untuk duduk di bangku belakang, anak saya nurut aja, awalnya anak saya dicium dulu sambil diraba dadanya, habis itu dipangku dan roknya dibuka lalu si guru memasukan tangannya kedalam kemaluan anak saya sebanyak 2 kali,"jelasnya.
Sementara itu pihak SD saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, pelaku yang berinisial AD yang berstatus sebagai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) menjabat sebagai wali kelas.
Baca Juga: Menuntun Keadaban Digital Menguatkan Kembali Nilai Luhur Pancasila
"Iya emang pelaku lulusan SMA/Sederajat, tapi AD masih dalam proses perkuliahan dan dia hanya sementara lantaran kita untuk dikelas 2 masih kekurangan tenaga pengajar, terlebih si AD ini menjadi wali kelas hanya sampai Desember saja sambil menunggu marger." ucap kepala sekolah.
Kasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito S. Pd, M.Si. Mengatakan, bahwa pihaknya baru saja mengetahui dan merasa kecolongan atas peristiwa tersebut.
"Disdik Kota Bekasi, sudah melakukan pemanggilan kepada Unit Pelaksana Pendidika (UPP) selaku pengawas di tingkat kecamatan, Kepala Sekolah serta AD yang diduga sebagai pelaku pada senin (7/11/22), akan tetapi AD tidak hadir, sedangkan dari informasi yang kami terima menerangkan kalau AD sudah melarikan diri,"terang Sugito.
Baca Juga: Tips Pagi Ini, 3 Cara Ampuh Hilangkan Kulit Belang dengan Bahan Alami
"SK mengajar bukan Dinas Pendidikan, jadi kami hanya untuk memberikan kepada yang bersangkutan sebagai tenaga administrasi umum, bukan sebagai pengajar."Tutupnya.(Tiara Maulia Setiawan)
Sumber :Palapos.co.id
Artikel Terkait
Akhirnya Dessy Ratnasari Rayakan Pernikahannya di Garut Jawa Barat
Berteduh di Atas Motor, Pekerja Perkebunan di Glenmore Tewas Tersambar Petir
5 Pelatih Piala Dunia 2022 dengan Gaji Termahal hingga 100 Milyar, Nomor 1 Belum Pernah Juara
Ingin Berat Badan Cepat Turun? Ini Dia Cara Mudah Mempercepat Metabolisme Tubuh
4 Cara Alami Mengencangkan Kulit Wajah
Sadis...Pria Nekat Habisi Nyawa Ayah Kandungnya, Tak Terima Disebut Pemalas
Fantastis...Inilah Daftar Harta Kekayaan Indra Kenz yang Akan Menjadi Milik Negara
Tips Pagi Ini, 3 Cara Ampuh Hilangkan Kulit Belang dengan Bahan Alami
Travellers...Inilah 6 Tips Peroleh Tiket Pesawat Murah, Liburan Yuk !
Akhirnya...Richard Lee Menang Praperadilan di PN Jaksel atas Artis Kartika Putri
VIRAL, Surat Panduan Tips Wangi Universitas Syiah Kuala (USK), Tuntut Mahasiswanya Tidak Bau Badan Menyengat !
Santun, Rais Syuriah PBNU Sampaikan Islam Wasathiyah pada Seminar MUI Kota Depok
Menuntun Keadaban Digital Menguatkan Kembali Nilai Luhur Pancasila
Awas...Warganet Desak Kaesang dan Gibran Tindak Oknum Netizen yang Diduga Hina Ibu Iriana
Jadwal Indosiar Hari Ini, Pintu Berkah, Suara Hati Istri, dan Panggilan
Film "SRI ASIH" Tayang Perdana di Seluruh Bioskop Tanah Air
SMK Al-Ittihad Cianjur Gelar Pelatihan Industri dengan Hotel Academy Cianjur
Air Mata Buaya Ferdy Sambo Akan Dibahas dalam SIdang Pembunuhan Brigadir J
Televisi Vs Youtube: Pergulatan Kepentingan Media di Tengah masyarakat ?
Filosofis Seni Tari Inai di Desa Batahan