JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Moch Yamin, salah satu murid Perguruan Ilmu Laduni Beladiri dan Pengobatan Al Baathin Al Waliyy Indonesia, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Milad ke-7 perguruan yang bertepatan pada Rabu (19/8/2026).
Pesan tersebut ditujukan kepada seluruh anggota di bawah pimpinan Guru Besar Kapten Inf. H. Tatang Taryono.
Adapun markas kegiatan perguruan bertempat di Padepokan Pusat, Jalan Dharma Is Nomor 13, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Pada peringatan usia ke-7 tahun ini, Moch Yamin menaruh harapan agar perguruan mampu merawat kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, serta memperluas program kerja yang berdampak bagi warga.
Ia memandang perjalanan selama tujuh tahun menjadi pijakan berharga untuk mengevaluasi seluruh program kerja yang sudah berjalan sekaligus mempererat ikatan emosional antaranggota.
Moch Yamin memaparkan, materi pembelajaran di lembaga pembedayaan diri ini mencakup pengetahuan keilmuan laduni, seni bela diri, pemantapan ketauhidan, hingga layanan pemulihan kesehatan secara medis maupun nonmedis.
Aktivitas sosial perguruan juga menangani persoalan yang diyakini sebagian warga sebagai pengaruh supranatural, seperti santet, guna-guna, hingga hipnotis. Seluruh layanan kemasyarakatan tersebut diberikan secara gratis tanpa memungut biaya dari pemohon bantuan.
Meski demikian, klaim seputar penyembuhan nonmedis maupun kemampuan supranatural murni merupakan sudut pandang personal pihak terkait. Pengakuan tersebut tidak dapat menggantikan tindakan medis, diagnosis resmi, ataupun penanganan kesehatan oleh tenaga medis profesional.
Ia menambahkan, ajaran di perguruan tersebut dihubungkan dengan karomah Sunan Kalijaga serta keilmuan yang diklaim tersambung hingga Nabi Khidir AS.
“Selamat Milad Perguruan Ilmu Laduni Beladiri dan Pengobatan Al Baathin Al Waliyy Indonesia ke-7. Semoga semakin maju, semakin bermanfaat bagi masyarakat, serta senantiasa menjaga silaturahmi dan nilai-nilai pengabdian,” kata Moch Yamin.
Ia berharap perayaan milad kali ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremoni tahunan, melainkan wadah pembenahan diri bagi seluruh jajaran. Moch Yamin meyakini perguruan di bawah kepemimpinan Tatang Taryono akan terus bertumbuh positif.
“Semoga Perguruan Ilmu Laduni Beladiri dan Pengobatan Al Baathin Al Waliyy Indonesia semakin solid dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.