JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Jajaran Kepolisian Resor Cianjur kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter bagi masyarakat yang terdampak krisis air di Kampung Cibarengkok, Desa Sukalaharja, Kecamatan Cibeber, Minggu (9/8/2026).
Aksi kemanusiaan ini merupakan kegiatan kelima yang digelar pihak kepolisian dalam merespons cepat aduan warga terkait kesulitan memperoleh pasokan air di tengah kemarau.
Langkah tanggap darurat ini berawal dari laporan seorang warga bernama Hasanudin melalui layanan Call Center 110 Polres Cianjur mengenai kondisi kekeringan di wilayah RT 03/RW 05.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Cianjur langsung menerjunkan satu unit kendaraan tangki berkapasitas 5.000 liter menuju lokasi permukiman warga.
Pembagian air dipimpin oleh Kapolsek Cibeber Kompol Tio bersama personel Satsamapta Polres Cianjur dan Polsek Cibeber, serta didampingi Kepala Dusun Kampung Cibarengkok Husni Fauzi.
Setibanya armada di lokasi sekitar pukul 13.10 WIB, petugas sempat meninjau lingkungan setempat dan berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan air harian.
Proses distribusi dimulai pada pukul 13.25 WIB setelah petugas bersama aparatur desa menata antrean warga agar penyaluran berjalan tertib dan adil.
Masyarakat berbondong-bondong membawa berbagai wadah penampungan air untuk diisi oleh personel kepolisian di lokasi.
Tidak sekadar membagikan di titik kumpul, petugas juga mengantarkan pasokan air secara langsung ke rumah-rumah warga lanjut usia serta masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas pada pukul 14.00 WIB.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap beban yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau.
Layanan Call Center 110 disiagakan agar warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat melapor secara cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
"Bagi warga Kampung Cibarengkok, pasokan air bersih ini sangat krusial untuk menopang kebutuhan domestik dan rumah tangga sehari-hari," ujarnya.
Rangkaian kegiatan pendistribusian air bersih tersebut berakhir pada pukul 15.00 WIB dalam situasi yang aman dan lancar setelah petugas melakukan evaluasi singkat di lapangan.
Keberhasilan penyaluran ini menegaskan pentingnya kanal aduan publik dalam mempercepat respons penanganan krisis di tengah masyarakat.