JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama panitia penyelenggara terus mematangkan skenario arus lalu lintas demi menyambut gelaran Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits tingkat kabupaten di Kecamatan Pagelaran.
Langkah antisipasi ini digodok dalam rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Bale Prayoga Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur untuk menjamin keamanan ribuan warga yang diprediksi memadati lokasi acara.
Ketua Panitia MTQH, U Awaludin menyatakan bahwa penyamaan persepsi antarinstansi sangat krusial agar pergerakan massa tidak mengunci urat nadi transportasi logistik dan warga lokal.
Pihaknya meminta seluruh petugas lapangan satu suara mengenai pembagian kantong parkir serta titik pengalihan kendaraan.
"Seluruh unsur terkait diharapkan dapat menyamakan persepsi mengenai jalur pawai, titik pengamanan, hingga kesiapsiagaan petugas," tutur Awaludin usai memimpin rapat.
Pertemuan strategis tersebut mempertemukan jajaran Polres Cianjur, TNI, Dinas Perhubungan, hingga aparat kecamatan untuk membedah aspek teknis perlintasan sepanjang 850 meter.
Fokus utama petugas tertuju pada pengaturan waktu keberangkatan iring-iringan yang dijadwalkan mulai bergerak pada siang hari demi meminimalkan dampak kemacetan di rute utama perbatasan.
Selain pawai perkenalan di siang hari, agenda pembukaan akan berlanjut pada malam harinya melalui parade defile dari perwakilan seluruh kecamatan di Cianjur.
Momentum ini sekaligus menandai dimulainya kompetisi keagamaan yang menjadwalkan 22 cabang perlombaan dan tersebar di belasan majelis penilaian berbeda.
Pihak panitia menegaskan bahwa persiapan matang ini diharapkan mampu menjaga muruah syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat tanpa mengorbankan kenyamanan publik.
Awaludin juga menyampaikan ajakan terbuka kepada segenap warga untuk turut menjaga ketertiban serta menyemangati para peserta yang datang dari berbagai penjuru wilayah.