JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Pondok Pesantren Mama Cipoek yang berlokasi di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sukses menyelenggarakan prosesi wisuda santri angkatan keenam pada Senin (15/6/2026).
Kelulusan bertajuk Wisuda Najmutssuroya Angkatan Keenam ini menjadi momen istimewa yang menandai rampungnya rangkaian pembelajaran ilmu agama, Al-Qur’an, dan akhlak mulia yang ditempuh para santri selama beberapa tahun di bawah bimbingan pesantren.
Nama Najmutssuroya sendiri memiliki arti "Bintang yang Bersinar", yang melambangkan harapan besar agar para alumni dapat menjadi cahaya kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Mama Cipoek, KH. Rumlan Asy'ari Yusuf, berpesan agar para wisudawan mampu mengimplementasikan filosofi dari nama kelulusan mereka.
Ia meminta para santri untuk membawa ilmu serta akhlak yang telah diperoleh ke mana pun mereka melangkah, dengan tetap mengedepankan sikap rendah hati.
Rumlan juga menekankan pentingnya bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, keluarga, nusa, dan bangsa.
Para lulusan diingatkan untuk tidak melupakan jasa guru serta orang tua, sekaligus senantiasa menjaga nama baik almamater Pondok Pesantren Mama Cipoek.
Senada dengan pesan tersebut, salah satu wisudawan, Muhammad Muslih, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pengalaman berharga yang didapatkannya selama menempuh pendidikan di pesantren.
Menurut Muslih, selama menuntut ilmu, ia merasakan didikan yang tulus, sabar, dan penuh kasih sayang dari para pengasuh serta seluruh guru.
Berbekal didikan tersebut, ia menyatakan tekadnya bersama rekan-rekan wisudawan lain untuk menjadi bintang yang bersinar yang mampu membawa maslahat dan manfaat nyata bagi agama, keluarga, serta masyarakat luas.