JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — RSUD Cimacan meluncurkan layanan ambulans terintegrasi bernama "Mulih Sae" (Mobil Layanan Imah pikeun Hantaran sareng Edukasi) untuk mempermudah akses kesehatan pasien pasca-ICU, pascaoperasi, stroke, dan lansia dengan keterbatasan gerak.
Dalam bahasa Sunda, Mulih Sae bermakna pulang dengan selamat. Direktur RSUD Cimacan, dr. Cok Gd Agung Dharma Putra, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen jangka panjang demi memastikan pemulihan medis yang aman bagi pasien, baik saat menuju rumah sakit maupun kala kembali ke rumah.
"Mulih Sae bukan sekadar penyediaan ambulans. Kami ingin memastikan adanya kesinambungan layanan agar pasien merasa tenang dan keluarga mendapat pendampingan memadai," ujar dr. Cok.
Inovasi proaktif ini hadir untuk mengatasi kendala yang kerap dihadapi masyarakat, seperti kondisi fisik pasien yang masih lemah, keterbatasan sarana transportasi, hingga minimnya pemahaman keluarga terkait perawatan pasca-rawat.
Layanan ini mencakup penjemputan gratis, pemantauan kondisi medis di jalan, koordinasi dengan poli tujuan tanpa antre lama, serta edukasi pengobatan di rumah.
Selama perjalanan, pasien didampingi tenaga medis terlatih dengan dukungan fasilitas standar seperti oksigen portabel, alat isap lendir, dan monitor vital. Layanan ini mengutamakan keselamatan medis (patient safety) dan prinsip pelayanan berkelanjutan.
Dr. Cok menambahkan bahwa pihaknya ingin mereduksi kecemasan keluarga saat membawa pasien yang kondisinya belum stabil. "Kami hadir agar masyarakat merasakan rumah sakit sebagai mitra yang mendampingi kesembuhan mereka," tuturnya.
Prosedur pemesanan dilakukan via call center atau WhatsApp berdasarkan rekomendasi dokter. RSUD Cimacan menargetkan tingkat kepuasan di atas 85 persen dan respons dinas di bawah 60 menit guna memperkuat mutu layanan daerah.