Pengunjung Hotel Labuan Bajo Berlarian menuju Lobi saat Gempa, Sebut Air Laut Sempat Surut

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:34 WIB
Foto : Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. (Threads/maulidyamrn)
Foto : Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. (Threads/maulidyamrn)

“Gempa susulan masih terus berlanjut, air laut pasang surut dan tadi pihak Basarnas juga sudah datang ke hotel tempat aku stay (Katamaran) memberi arahan untuk berlindung ke arah utara dan naik ke dataran tinggi,” ungkapnya.

“Terimakasih warga yg sudah mendoakan kami disini, semoga kita selalu dilindungi dimanapun kita berada,” sambungnya.

Kemudian dalam video lainnya, ia mengungkapkan bahwa air laut sempat naik, tapi sudah surut lagi.

Peringatan Tsunami yang Telah Dicabut BMKG

BMKG sendiri telah mengakhiri peringatan tsunami usai terjadinya gempa dan melaporkan terjadi gelombang tsunami di bawah 1 meter di sejumlah wilayah.

“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun media sosial X-nya pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Sementara itu, dilaporkan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer. ***

Sumber : Promedia Group

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sapa Polres Cianjur dengan Warga di Daerah Perbatasan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:06 WIB
X