Kendati demikian, Sugilar menegaskan bahwa torehan prestasi ini bukanlah target akhir dari kinerja jajarannya.
Pihaknya justru menjadikan momentum ini sebagai pemacu untuk mendongkrak mutu pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan ibu dan anak serta pemberdayaan warga lokal.
"Ke depan, fasilitas kesehatan dasar di tingkat posyandu akan terus dioptimalkan agar seluruh warga dapat merasakan manfaatnya secara merata," tuturnya.
Penghargaan di bidang hukum yang diperoleh Desa Sirnagalih sekaligus menjadi legitimasi keberhasilan aparat setempat dalam merawat tradisi musyawarah guna menyelesaikan friksi sosial secara damai.
Di sisi lain, sokongan dana untuk Posyandu diproyeksikan mampu mempercepat program keluarga berencana serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Melalui rangkaian prestasi teranyar ini, Desa Sirnagalih semakin memantapkan langkahnya sebagai potret desa inovatif yang bertumpu pada kolaborasi lintas sektor di Cianjur.
Artikel Terkait
Poster Film "Yang Sudah Boleh Pulang" Resmi Dirilis Sineas Cianjur
LPTQ Cianjur Gandeng Lintas Sektor Matangkan Persiapan MTQH XLVIII di Pagelaran
Pagi, Aku Tak Berarti?
Mutiara Pagi: Hati yang Saling Mengenal (Bagian 2267)
Dugaan Korupsi Dana Reses Dewan, Cianjur Parliament Watch Tuntut Transparansi
Hari Jadi Cianjur ke-349: Ketika Ngaos, Mamaos, dan Maenpo Menjadi Cermin Pembangunan
Menjaga Kredibilitas Hukum di Tengah Arus Spekulasi
Cianjur 349 Tahun: Merawat Warisan, Menjemput Masa Depan
Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)
Kolonel Jhonson Sitorus Pimpin Penertiban Puluhan KJA di Waduk Cirata