JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Cianjur secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Cabang Ke-VI yang dipusatkan di Gedung Juang 45 pada Rabu lalu.
Agenda politik lima tahunan ini sengaja dioptimalkan untuk menyusun kembali roda kepengurusan di tingkat kecamatan sekaligus memperkokoh kesiapan organisasi menjelang kontestasi politik yang akan datang.
Langkah pembenahan internal tersebut dipandang sangat krusial guna memperkuat kesolidan partai dalam menghadapi dinamika pemilu.
Ketua DPD PAN Kabupaten Cianjur, Hendi Mulyana, mengungkapkan bahwa permusyawaratan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem internal untuk melakukan penyegaran kepengurusan.
Proses pemilihan formatur dalam forum tersebut mencakup seluruh 32 kecamatan di wilayah Cianjur.
Struktur baru yang terbentuk merupakan perpaduan antara figur lama yang kembali memperoleh kepercayaan serta deretan wajah baru yang diharapkan mampu menyuntikkan energi segar bagi pergerakan partai ke depan.
"Muscab ini merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali," kata Hendi Mulyana setelah rangkaian acara tersebut usai.
Ia menambahkan bahwa penetapan tim formatur dilakukan untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur dengan memadukan potensi kader senior dan tokoh baru demi memperluas kontribusi dalam membesarkan partai.
Hendi Mulyana memaparkan bahwa langkah prioritas pasca-musyawarah adalah merampungkan pembentukan kepengurusan hingga ke unit struktural terkini di tingkat desa.
Menurutnya, pembenahan struktur yang masif dan menyentuh akar rumput menjadi modal utama agar program kerja partai dapat tersampaikan secara efektif kepada publik.
Pihaknya menargetkan pembentukan kepengurusan bisa menyentuh level dewan pimpinan ranting hingga para saksi di tempat pemungutan suara.
Melalui jaringan organisasi yang kokoh dari level kabupaten hingga titik pemungutan suara, partai berlambang matahari terbit ini mematok capaian politik yang jauh lebih tinggi.
Hendi menyatakan bahwa komitmen penguatan struktur ini dirancang untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif di daerah.
Target utama yang dicanangkan adalah mengamankan enam kursi di DPRD Kabupaten Cianjur serta merebut keterwakilan satu kursi untuk DPRD Provinsi Jawa Barat.
Artikel Terkait
Kisah Unik di Balik Pelatihan Cukur RMI NU Cianjur: Dari Modal Lamaran hingga Takut Pulang ke Pesantren
Mutiara Pagi: Merawat Pagi (Bagian 2251)
Transformasi Calon Guru, Mahasiswa PGMI Unisla Pamerkan Puluhan Karya Inovatif Berbasis Potensi Lokal
DPRD dan Dinkes Cianjur Perkuat Sistem Rujukan Kesehatan
Gelar Tasyakuran, SDN Panembong 1 Cianjur Lepas Puluhan Lulusan dan Tampilkan Bakat Siswa
Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)
Gandeng Sejumlah RW, DKM Al Muhajirin Pepabri Gunteng Cianjur Gelar Santunan Anak Yatim pada 10 Muharram
Gelar Aksi Berbagi Kasih, KOPRI PMII Cianjur Salurkan Paket Sembako untuk Yatim dan Lansia di Gedung PCNU
Antisipasi Kepadatan, Polres Cianjur Terapkan Rekayasa Parkir dan Batasi Kendaraan Penjemput Haji
DPW PAN Jabar Siapkan Subsidi Logistik demi Atasi Ketimpangan Suara Pemilu di Cianjur