Journalnusantara.com - Profesi sebagai seorang petani seringkali dianggap remeh, bahkan kebanyakan pemuda enggan untuk jadi petani
Akan tetapi, anggapan petani yang terkesan kuno dan tidak berprofit dipatahkan oleh salah satu pemuda asal Panjalu, Ciamis, Jawa Barat.
Sosok pemuda tersebut bernama Ujang Solehudin yang baru berusia 21 tahun, seperti dikutip Hops. ID dari kanal YouTube Naik Kelas.
Ujang Solehudin dengan bangga memperkenalkan bahwa ia saat ini berprofesi sebagai petani holtikultura.
Berdasarkan penuturan Ujang, tanaman yang menjadi komoditas utama yang ditanamnya adalah cabai.
“Pekerjaan saya sehari-hari, saya menekuni di bidang petani holtikultura, khususnya petani cabai,” ujarnya.
Ujang menuturkan bahwa ia memiliki 20 ribu tanaman cabai dengan estimasi setiap tanaman menghasilkan 1 kilogram.
Maka sekali cabai tersebut dipanen, Ujang mampu mendapatkan hingga mencapai kurang lebih 20 ton.
Kemudian untuk harga di pasaran, cabai tersebut dihargai Rp20 ribu perkilonya dan dikalikan dengan 20 ton menjadi Rp400 juta.
Pendapatan Rp400 juta tersebut masih kotor karena belum dikurangi biaya modal cabai sebesar Rp5 ribu atau total Rp100 juta untuk sekali tanam cabai.
Lebih lanjut, maka Ujang pun mendapatkan pendapatan bersih sekitar Rp300 juta sekali panen atau selama tujuh bulan.
Jika pendapatan Rp300 juta tersebut dibagi rata untuk setiap bulan, maka Ujang mendapatkan penghasilan sebesar Rp42 juta per bulan.
Artikel Terkait
Menghiasi Diri dengan Sifat Tawadhu
Gencatan Sejata Israel-Hizbullah dan Dunia Global
Jangan Menangis Airin
Momentum Transformasi ASN Menuju Pelayanan Frofesional dan Berkeadilan
Aksara Daerah di Indonesia
Mutiara Pagi: Setelah Desember Tiba (Bagian 1697)
Post Power Syndrom, Jokowi Permalukan Diri Sendiri 'Ngatur' Calon Kepala Daerah
Suku Sunda, Ciri Khas dan Budaya
Mutiara Pagi: Hanya Bisa Belajar (Bagian 1698)
Komunitas Muslim Menyikapi Ragam Budaya dan Tradisi di Amerika