opini

Agar Musibah Berubah Menjadi Nikmat

Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:16 WIB
Syukur, Nikmat, dan Sabar (Pexels/Michel Borrows)

Oleh : Ustaz Satria Hadi Lubis

Ketika saudara-saudaranya membuang Nabi Yusuf ke dalam sumur tua agar mati kelaparan, ternyata Nabi Yusuf tetap hidup dalam keadaan segar bugar.

Dipisahkan dari ayahnya dengan harapan agar Nabi Yusuf dapat dilupakan ternyata sang ayah semakin mengingatnya.

Baca Juga: Napak Tilas Sejarah Cianjur, Nia Rohania Caleg DPR RI Kunjungi Bumi Ageung

Ditinggalkan di tengah hutan belukar yang sepi tidak pernah dilewati orang lain, ternyata justru rombongan kafilah yang ramai menemukannya.

Ketika Nabi Yusuf dijual oleh kafilah tersebut sebagai budak ternyata menjadi jalan baginya menjadi raja.

Baca Juga: Sebab Cina Menuju/ Menjadi Negara Maju (Bag 1)

Apa yang dilakukan Nabi Yusuf di setiap episode kehidupannya? Beliau tidak melakukan apa-apa. Hanya pasrah dengan segala kelemahan dirinya, yakin bertawakal kepada Allah Yang Maha Memiliki Segala Kekuatan. Tidak berburuk sangka kepada Ilahi Robbi.

Tetapi lihatlah bagaimana tawakal mengubah mati menjadi hidup, lupa menjadi ingat, sepi menjadi ramai, bahkan budak menjadi raja. Maha Benar Allah atas firman-Nya dalam surat Al-Anfaal 64,

Baca Juga: Nasional Sekuler : Memperjuangkan Negara Bangsa (National State)

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللَّهُ وَمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

"Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu."***

 

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB