opini

Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Memperbanyak Taubat untuk Meraih Ampunan di Bulan Rajab (Bagian 21)

Jumat, 9 Januari 2026 | 21:56 WIB
Ilustrasi sujud (Pexels.com/Michael Burrows)

JOURNALNUSANTARA.COM - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam kalender Islam. Bulan ini dikenal sebagai bulan haram atau bulan yang suci di mana segala amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Kedatangan bulan ini seharusnya menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk merenung dan mengevaluasi diri. Salah satu amalan yang paling dianjurkan untuk dilakukan selama bulan ini adalah memperbanyak taubat dan memohon ampunan atas segala dosa.

Taubat bukan sekadar ucapan lisan melainkan sebuah komitmen hati untuk meninggalkan kemaksiatan. Di bulan Rajab ini pintu rahmat terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan yang benar dengan sungguh sungguh.

Banyak ulama menyebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam sedangkan Sya ban adalah bulan menyiram dan Ramadhan adalah bulan memanen. Jika kita ingin memanen keberkahan di bulan Ramadhan maka kita harus mulai menanam benih amal saleh sejak sekarang.

Membersihkan hati dari noda dosa merupakan langkah awal yang krusial. Tanpa adanya pembersihan melalui taubat maka hati akan terasa berat untuk menjalankan ketaatan pada bulan bulan berikutnya. Ampunan Allah sangatlah luas bagi hambaNya yang bersujud.

Istighfar adalah kalimat sederhana namun memiliki kekuatan luar biasa dalam menghapus kesalahan. Memperbanyak bacaan istighfar di waktu pagi dan petang selama bulan Rajab akan memberikan ketenangan batin dan menjernihkan pikiran dari beban masa lalu.

Selain itu bertaubat juga harus disertai dengan perbaikan hubungan antar sesama manusia. Meminta maaf kepada orang yang pernah kita sakiti adalah bagian dari kesempurnaan taubat agar ibadah kita tidak terhalang oleh hak sesama yang belum tuntas.

Semoga kehadiran bulan Rajab ini menjadikan kita pribadi yang lebih bertakwa. Mari kita manfaatkan setiap detiknya untuk mengetuk pintu langit dengan doa dan permohonan ampun yang tulus. Tidak ada kata terlambat bagi mereka yang ingin meraih cinta dan ridha Allah SWT di bulan yang mulia ini.

Oleh: Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB