Saya kira biarkan Habaib untuk bisa menyelesaikan polemik nasab ini dan jangan sekali-kali memperalat bangsa pribumi untuk memusuhi pribumi lainnya dengan framing seolah sang pembatal nasab Ba'Alawi musuh besarnya.
Hadapi dengan bijak, hadapi dengan tulisan, hadapi dengan tetap menjaga adab. Dengan sendirinya kita pastikan tak ada gelombang besar yang mempengaruhi tenggelamnya kapal bernama Republik Indonesia. Sebab ini hal yang biasa, ini soal otak bukan soal otot.
Tidak ada kebaikan yang akan menuai keburukan, tidak ada pula kebenaran akan tergantikan kesalahan, jika pertanyaan harus segera ada jawaban, dan jika ada persoalan lalu segera selesaikan.
Bukankah kita ini bangsa yang punya pilar bernama bhinneka tunggal ika, selama itu pula lah kita membangun negeri ini dengan energi cinta.