Oleh : Risa Siti Rukoyah
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman dimulai dari ras,
suku, budaya, adat, bahasa dan agama. Perbedaan seringkali menimbulkan sebuah
konflik, salah satunya adalah konflik antar umat beragama yang semakin marak di
luaran sana. konflik antar umat beragama yang terjadi di Indonesia seperti perusakan tempat ibadah, penistaan agama, melarang aktivitas keagamaan, diskriminasi atas dasar keyakinan atau agama, intimidasi, dan pemaksaan keyakinan.
Baca Juga: Perencanaan Partisipatif dalam Mewujudkan Ballak Baca di Desa Rancadaka
Maka dari itu dibutuhkannya sikap toleransi agar terciptanya kerukunan, kedamaian, dan ketenteraman antar umat beragama.
Toleransi adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang tidak menyimpang dari
aturan, dimana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang
dilakukan orang lain. Dalam kamus besar bahasa Indonesia arti kata Toleransi berarti
sifat toleran. Kata toleran didefinisikan sebagai bersifat atau bersikap tenggang rasa
(menghargai, membolehkan) pendirian (pendapat atau keyakinan) yang berbeda atau bertentangan dengan diri sendiri.
Baca Juga: Seruan Indonesia Damai Forum Negarawan Dari Cijantung Jakarta
Toleransi dalam beragama adalah tindakan saling menghormati dan menghargai
antar umat beragama. Dengan toleransi kita dapat hidup berdampingan dengan
pemeluk agama lain dan menjalankan kewajiban sesuai dengan perintah agama
masing-masing. Kesadaran dalam beragama menjadi salah satu faktor untuk
melakukan sikap toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, karena dalam
setiap agama pasti mengajarkan hal-hal yang baik dan orang yang beragama akan
melakukan tindakan sesuai dengan ajaran agamanya.
Baca Juga: Tanggul Cikapundung Bandung Jebol, Sekitar 600 Rumah Warga Braga Terkena Dampak
Toleransi antar umat agama sangatlah penting bagi semua orang di dunia ini.
jika seseorang memiliki semangat toleransi yang tinggi, maka akan meminimalisir
terjadinya konflik antar umat beragama. Salah satu contoh sikap toleransi yaitu
menghargai perayaan hari besar keagamaan agama lain, serta memberikan ruang bagi mereka untuk menjalankan ibadahnya sesuai ajaran agamanya masing-masing. untuk itu, kita sebagai generasi muda harus meningkatkan semangat toleransi antar umat beragama, yaitu dengan bertindak sesuai dengan ajaran agama masing-masing.***