Liga 2 dan Liga 3 Dihentikan, Protes Bermunculan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 14 Januari 2023 | 06:10 WIB
liga 2 dihentikan  (instagram.com/pengamatsepakbola)
liga 2 dihentikan (instagram.com/pengamatsepakbola)

Journalnusantara.com - Teranyar, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi menghentikan kompetisi Liga 2 dan Liga 3 musim 2022/2023. Mereka beralasan banyak klub yang tidak setuju dua liga itu dilanjutkan.

Meski kemudian pernyataan itu banyak dibantah oleh klub. Terutama klub dari Liga 2.

Gelombang protes terkait keputusan itu pun bermunculan. Terbaru, protes datang dari Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Dalam rilis resmi mereka, keputusan PSSI dan PT LIB itu disebut APPI sebagai hal yang ironis. Apalagi penghentian kompetisi dilakukan secara mendadak.

Baca Juga: Kolaborasi 2 Boyband Terbesar Karya Taeyang BIGBANG dan Jimin BTS

"Setelah kompetisi Liga 1 dapat kembali bergulir pasca penghentian kompetisi akibat tragedi kanjuruhan, merupakan hal yang sangat ironis ketika kompetisi Liga 2 dan Liga 3 harus diberhentikan secara mendadak sesudah banyaknya harapan yang telah diberikan terkait penyelenggaraan Kompetisi awal tahun 2023 ini," ujar APPI.

APPI pun menyayangkan keputusan penghentian Liga 2 dan Liga 3 secara sepihak tersebut. Mereka menyebut tidak ada alasan yang jelas dari PSSI maupun PT LIB.

"APPI sangat menyayangkan keputusan sepihak terkait penghentian Liga 2 dan 3 2022/2023. Keputusan federasi menghentikan Liga 2 berdasarkan kesepakatan sebagian besar klub anggota Liga 2 tidak disertai dengan alasan yang jelas," kata mereka.

Alibi yang dipakai PSSI dan PT LIB untuk penghentian Liga 2 dan Liga 2 adalah Force Majeur alias kondisi kahar. APPI kemudian mempertanyakan alasan itu.

"Termasuk didalamnya adalah tidak ada skema antisipasi dan kompetisi yang disiapkan untuk mencegah terjadinya penghentian kompetisi ini. Perlu digaris bawahi bahwa penghentian kompetisi Liga 2 2022/2023 bukanlah suatu Force Majeur atau Keadaaan Kahar baik menurut kontrak profesional, peraturan FIFA ataupun peraturan perundang-undangan di Indonesia," jelas APPI.

APPI kemudian menyebut penghentian Liga 2 dan Liga 3 secara sepihak ini sebagai kemunduran sepak bola nasional.

Baca Juga: PPNI dan IPANI Gelar Psikososial Trauma Healing dan Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Cianjur

"Penghentian Liga 2 dan Liga 3 musim kompetisi 2022/2023 ini merupakan suatu kemunduran bagi industri sepakbola di Indonesia," ujar APPI.

APPI pun memperingatkan PSSI dan PT LIB mengenai langkah yang akan dilakukan oleh para pemain setelah penghentian ini. Bukan tak mungkin para pemain akan melakukan tindakan hukum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Sumber: bola

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mencerna Makanan Saat Sakit

Sabtu, 4 April 2026 | 10:43 WIB

Taktik Serangan Balik Sepakbola

Jumat, 3 April 2026 | 20:38 WIB
X