JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Lautan pendukung Persib Bandung memadati jalanan utama Kabupaten Cianjur demi menyambut kehadiran dua pilar Maung Bandung, Kakang Rudianto dan Robi Darwis.
Kedua pesepak bola lokal tersebut sukses mengantarkan timnya merengkuh trofi kasta tertinggi BRI Indonesia Super League 2026. Euforia masyarakat yang tumpah ruah sejak pagi hari dikawal ketat oleh personel kepolisian demi menjamin ketertiban publik di tengah perayaan kemenangan.
Apresiasi terhadap pahlawan olahraga ini dimulai ketika Kapolres Cianjur AKBP Dr. Akhmad Alexander Yurikho Hadi menjemput rombongan di batas wilayah Jembatan Citarum, Rajamandala.
Arak-arakan kemudian bergerak melintasi titik-titik krusial kota, mulai dari Simpang Pos 9 Cepu hingga bermuara di Markas Polres Cianjur. Di sepanjang rute, kibaran bendera dan nyanyian kemenangan terus membahana mengiringi langkah dua putra daerah tersebut.
Dalam momentum itu, pimpinan kepolisian setempat mementahkan isu miring mengenai keretakan hubungan antara institusinya dan kelompok suporter.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian selalu memfasilitasi ruang bagi para pendukung, termasuk menggelar nonton bareng selama kompetisi berjalan.
“Saya melihat semangat Bobotoh hari ini luar biasa. Cinta masyarakat Cianjur kepada Persib sangat besar,” ujar Kapolres di hadapan ribuan peserta.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pengamanan total yang diberikan jajarannya selama masa perayaan guna mengantisipasi potensi gesekan di jalanan.
“Jangan pernah lagi ada yang mengatakan Polres Cianjur membenci Persib. Kami semua mencintai Persib Bandung dan mendukung perjuangan para pemain kebanggaan Jawa Barat,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah peserta.
Kendati memikul tanggung jawab besar atas keselamatan massa yang membeludak, kepolisian memastikan seluruh rangkaian selebrasi dari jalanan hingga area lapangan utama berjalan kondusif.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman. Tidak ada hal yang tidak diinginkan. Ini bentuk dukungan dan kecintaan kami terhadap Persib,” katanya.
Perayaan pun berlanjut dengan sesi bincang-bincang inspiratif bersama kedua pemain di markas polres, disusul pembagian apresiasi dari otoritas daerah.
Pada kesempatan yang sama, dr. Muhammad Wahyu Ferdian mengutarakan rasa bangganya atas dedikasi dua talenta lokal yang berhasil menembus ketatnya persaingan sepak bola nasional.
“Kita bangga karena ada putra asli Cianjur yang ikut mengharumkan nama Persib Bandung. Semoga generasi muda mencontoh kerja keras dan disiplin mereka,” ujar Bupati.
Artikel Terkait
Pegadaian Area Kramat Jati Fasilitasi Kemudahan Umat Muslim Menuju Tanah Suci melalui Program Arrum
Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)
Polres Cianjur Gelar Konvoi 'Mapag Jawara' Sambut Kepulangan Pemain Persib
Dua Wajah Indonesia
Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)
Sukses Menggelar Pemilihan, RW 07 Pepabri Gunteng Cianjur Miliki Ketua Baru
Empat Pilar Jaga Warga Tetap Rukun
Qurban dan Kepedulian Sosial
Mutiara Pagi: Dua Poros Peradaban Dunia (Bagian 2222)
Layakkah Desain Pendidikan Ki Sunda Kontemporer Diterapkan?